-->

Kader Muda Gerindra Sebut Pernyataan Ketua Nasdem Sumut Iskandar ST Tendensius

Sebarkan:

 

Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumatera Utara, Iskandar ST. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Polemik terkait langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut terus menuai respons. Kali ini, Kader Muda Partai Gerindra, Hamzah Nasution, mengkritik pernyataan Ketua DPW Partai NasDem Sumut, Iskandar ST, yang sebelumnya menilai sikap Bobby mencerminkan arogansi.

Dalam keterangannya, Jumat (31/7), Hamzah menilai Iskandar tidak memahami mekanisme persidangan DPRD karena belum pernah menjadi anggota legislatif. Menurutnya, komentar Ketua DPW NasDem Sumut tersebut cenderung tendensius dan tidak didasarkan pada pemahaman tata tertib rapat paripurna.

"Iskandar ST itu belum pernah menjadi anggota DPR, sehingga tidak memahami mekanisme persidangan. Menang dulu di pemilihan legislatif, duduk di DPR, pelajari aturan satu atau dua tahun, baru memberikan penilaian terhadap keputusan Gubernur Bobby meninggalkan rapat paripurna," ujarnya.

Hamzah mengatakan, keputusan Bobby meninggalkan ruang sidang dipicu adanya interupsi yang kembali mempersoalkan kuorum rapat. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya diselesaikan sebelum rapat resmi dibuka, sehingga tidak mengganggu jalannya agenda paripurna.

"Kalau rapat paripurna sudah dibuka, berarti secara mekanisme peserta telah dinyatakan kuorum. Seharusnya perdebatan mengenai kuorum dilakukan sebelum rapat dimulai, bukan ketika sidang sedang berlangsung. Pak Gubernur juga memiliki banyak agenda pemerintahan yang harus diselesaikan," katanya.

Ia juga menanggapi pernyataan Iskandar yang menyebut sikap Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony sebagai representasi sikap Partai NasDem. Menurut Hamzah, pernyataan tersebut menunjukkan NasDem secara terbuka mengambil posisi yang menyerang Gubernur Sumut.

"Yang dipersoalkan sebenarnya adalah mekanisme internal DPRD terkait kuorum. Namun yang diserang justru Gubernur. Kami menilai pernyataan Ketua DPW NasDem Sumut cenderung tendensius," ujarnya.

Karenanya Hamzah meminta Iskandar lebih banyak mempelajari mekanisme parlemen sebelum menyampaikan kritik terhadap jalannya rapat paripurna. (red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini