Momen penuh kehangatan ini dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, dan para pimpinan perangkat daerah yang memberikan penghormatan atas dedikasi panjang sosok birokrat senior tersebut.
Rico Waas menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas pengabdian Wiriya Alrahman. Menurutnya, masa purna tugas merupakan fase yang pasti akan dilalui setiap aparatur sipil negara (ASN). Namun, yang akan selalu dikenang bukanlah berakhirnya sebuah jabatan, melainkan karya, pengabdian, nilai, dan keteladanan yang ditinggalkan bagi masyarakat maupun generasi penerus birokrasi.
"Selama 34 tahun berada di Pemko Medan, tentu banyak hal yang telah dibangun. Pasti ada kekurangan karena kita semua manusia, tetapi saya yakin banyak karya yang bermanfaat dan menjadi aset bagi masyarakat Kota Medan," kata Rico Waas.
Ia menegaskan, seorang pemimpin sejati tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga membentuk karakter orang-orang yang pernah dibimbingnya.
"Yang ditinggalkan bukan hanya bangunan, tetapi juga orang-orang yang pernah dibimbing. Nasihat, arahan, dan pengalaman itu akan terus hidup dalam diri setiap ASN yang pernah bekerja bersama beliau," ungkapnya.
Ia selanjutnya mengajak seluruh ASN menjadikan kepemimpinan Wiriya sebagai teladan. Menurutnya, setiap arahan maupun teguran yang diberikan selama ini lahir dari niat membangun birokrasi yang lebih baik, bukan demi kepentingan pribadi. Karena itu, Rico Waas berharap pengabdian Wiriya tidak berhenti setelah pensiun. Pengalaman, pemikiran, dan kebijaksanaannya dinilai masih sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Kota Medan, baik melalui kuliah umum, forum diskusi, maupun sebagai pemberi masukan bagi pemerintah.
"Sebentar lagi nama Pak Sekda mungkin tidak lagi terpampang di pintu-pintu kantor pemerintah. Namun kami berharap nama beliau tetap ada di hati masyarakat Kota Medan. Selamat purna tugas, semoga selalu sehat, bahagia, dan terus memberikan kontribusi terbaik," ucapnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Sementara itu, mewakili pimpinan perangkat daerah dan seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan, Kepala Bappeda Ferri Ichsan, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas keteladanan yang telah ditunjukkan Wiriya Alrahman selama memimpin birokrasi. Menurutnya, Wiriya dikenal sebagai sosok yang konsisten, berintegritas, disiplin, serta menjunjung tinggi kejujuran. Berbagai karya, dedikasi, dan nilai yang diwariskannya akan menjadi bekal berharga bagi ASN untuk melanjutkan pembangunan Kota Medan.
Wiriya Alrahman pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemko Medan yang telah mendukungnya selama bertugas. Ia mengakui, seluruh capaian yang diraih bukanlah hasil kerja seorang diri, melainkan buah kolaborasi seluruh perangkat daerah dan ASN. Dengan penuh kerendahan hati, ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama mengemban amanah sebagai sekda.
"Kami tidak luput dari kekurangan dan kesilapan. Saya berharap silaturahmi tetap terjalin dan kita tetap menjadi teman serta sahabat," ujar Wiriya.
Kalimat sederhana itu seolah menjadi penutup perjalanan panjang seorang birokrat yang telah mendedikasikan lebih dari tiga dekade hidupnya untuk melayani masyarakat Kota Medan, sekaligus meninggalkan warisan berupa keteladanan yang akan terus dikenang oleh keluarga besar Pemerintah Kota Medan.
Acara ditutup dengan bersalam-salaman serta saling bermaafan dan makan siang bersama. (rel)
