“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Penegasan tersebut disampaikan merespons pernyataan Ketua Umum organisasi relawan Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai kemungkinan momentum politik dan Pemilu 2029 berlangsung lebih cepat.
Menurut Sugiat, bagi Gerindra, memastikan program-program Presiden Prabowo berjalan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat jauh lebih mendesak dibandingkan membicarakan kontestasi politik yang masih beberapa tahun lagi.
“Yang kami fokuskan saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Pak Prabowo yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Terkait pernyataan Budi Arie yang memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan percepatan Pemilu 2029, Sugiat menyerahkan penjelasan sepenuhnya kepada yang bersangkutan.
Ia menegaskan Gerindra tidak terpengaruh oleh wacana tersebut dan tetap berada pada garis kebijakan untuk mengawal pemerintahan Prabowo.
“Jadi terkait pernyataannya, hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa. Silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh dengan itu,” tegas Sugiat.
Budi Arie sebelumnya melalui sebuah unggahan di Instagram akun ott_othetrack menyinggung kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memicu spekulasi mengenai dinamika politik nasional menuju 2029. Namun, Gerindra memilih tidak masuk ke dalam spekulasi tersebut. Partai itu menegaskan fokus politiknya saat ini adalah memastikan agenda pemerintahan Prabowo berjalan efektif dan program yang telah dicanangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (rel/has)
