-->

Banjir Bandang Terjang Taput, Dua Jembatan Putus dan 65 Rumah Rusak Parah

Sebarkan:

 

Suasana di Kecamatan Pahae Jae setelah banjir bandang melanda pada Minggu malam. Arus lalulintas bejalan normal pada hari ini, Senin (30/12/2024). Istimewa/Hastara.id 

TAPUT, HASTARA.ID — Sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) diterjang banjir pada Minggu (29/12/2024) malam.

Dua wilayah terparah yang terdampak yakni Sarulla di Kecamatan Pahae Jae dan Desa Simorangkir di Kecamatan Siatas Barita.

Kepala BPBD Taput, Bonggas Pasaribu menyampaikan, banjir yang menerjang dua wilayah itu dampak curah hujan intensitas tinggi sejak sore hingga malam hari. 

"Untuk sementara laporan yang masuk, banjir terparah terjadi Kecamatan Pahae Jae wilayah Sarulla dan Kecamatan Siatas Barita," kata dia di sela-sela persiapan penyaluran bantuan di Kantor BPBD Taput, Senin (30/12).

Dampak banjir bandang di Kecamatan Pahae Jae, lanjut Bonggas Pasaribu menggenangi pemukiman warga disebabkan sungai Sarulla meluap karena debit air dari hulu sungai dalam jumlah besar. Akibat meluapnya sungai Sarulla, dua unit jembatan di sepanjang aliran sungai putus total dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

"Data yang masuk untuk sementara sebanyak 65 rumah warga rusak dan 2 jembatan putus total di Kecamatan Pahae Jae. Untuk Kecamatan Siatas Barita belum ada data yang masuk. Saat ini juga bantuan akan segera kita salurkan ke Pahae Jae," kata dia. 

Berdasarkan pantauan di Desa Simorangkir, Kecamatan Siatas Barita, saat ini sejumlah aparat pemerintah dari Satpol PP Taput sedang membersihkan material lumpur di sepanjang jalan menuju objek wisata Salib Kasih. Ketebalan lumpur sisa banjir pada Minggu malam cukup tebal dan cukup mengganggu arus lalulintas dari dan menuju Salib Kasih. Sementara di Pahae Jae pada hari ini, arus lalulintas sudah tampak berlangsung normal. (alf)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini