-->

ASN di Bandung Jadi Korban KDRT Istri Sendiri, Wajahnya Babak Belur

Sebarkan:

 

ASN korban KDRT istri sendiri di Bandung Barat, Istimewa/Hastara.id

BANDUNGBARAT, HASTARA.ID - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat menjadi perhatian publik setelah video korban beredar di media sosial. 

ASN pria berinisial CA ini dilaporkan mengalami luka serius akibat dianiaya oleh istrinya. Dalam video yang beredar, setelah diunggah akun Instagram @fakta.indo, terlihat wajah CA yang lebam dan mata bengkak akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sang istri.

Kakak korban mengungkapkan bahwa sejak pernikahan mereka, komunikasi antara CA dan keluarganya terputus. Sang kakak menyebutkan bahwa CA sering kali menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik, seperti luka lebam yang terlihat pada tubuhnya.

Selain itu, rekan kerja CA juga mengungkapkan bahwa korban sering terlambat datang ke kantor dalam kondisi memprihatinkan, dengan luka-luka di tubuhnya.

Rekan korban di kantor juga menyebutkan bahwa CA terlihat sering babak belur, dengan luka cakaran dan wajah yang tampak tidak terawat.

Lebih lanjut, diketahui bahwa sang istri sering membuat status di media sosial yang merendahkan orang tua CA, meski jarang berinteraksi dengan mereka, yang semakin menambah kejanggalan dalam hubungan rumah tangga mereka.

Kasus kekerasan ini akhirnya terungkap setelah CA dan istrinya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Meski demikian, CA mengaku dalam laporan polisi bahwa ia merasa dirinya bersalah, yang diduga menjadi alasan istrinya melakukan tindak kekerasan terhadapnya. 

Pihak keluarga CA menyatakan ketidaksetujuannya terhadap perlakuan yang diterima oleh korban, dan bertekad untuk melanjutkan kasus ini.

Polsek Ciparay memastikan bahwa penyelidikan terhadap kasus KDRT ini akan tetap dilanjutkan. Kejadian ini menarik perhatian warganet yang memberikan dukungan kepada CA dan mengkritisi stigma sosial yang seringkali menempatkan pria sebagai pelaku KDRT. Beberapa warganet mengungkapkan keprihatinannya, menyoroti kurangnya perhatian terhadap korban pria dalam kasus-kasus KDRT.

"Sepertinya suami serba salah, melawan balik bisa berurusan dengan hukum, diam malah tertekan. Semoga ada keadilan," tulis salah satu komentar warganet, dikutip Selasa (21/1/2025).

"Lelaki sering kali tidak berbicara, namun ketika mereka menjadi korban, dunia mengecam. Semoga semua lelaki selalu kuat," komentar lainnya. (psb)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini