![]() |
| Ketua Dewan Pembina TPQ Al-Muhajirin, H Ahmad Muhajir memberikan kata sambutan dalam acara puncak Peringatan Israk Mikraj pada Minggu malam (23/2/2025). Hasby/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Muhajirin menggelar ujian kemampuan santriwan/santriwati sekaligus Peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW dan menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (21-23 Februari 2025) di rumah tahfiz Qur'an tersebut, Jalan Garu VI No.42, Medan Amplas, Kota Medan. Turut hadir Sekretaris DPRD Medan, Ali Sipahutar, Ketua Baznas Kota Medan, Muhammad Nursyam, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, Lukmanul Hakim Hasibuan, para tokoh agama dan masyarakat serta para orang tua/wali santriwan-santriwati TPQ Al-Muhajirin.
Ketua Dewan Pembina TPQ Al-Muhajirin, H Ahmad Muhajir, mengawali sambutannya memohon maaf kepada masyarakat setempat atas penutupan jalan selama tiga hari efek kegiatan musabaqoh yang pihaknya laksanakan. Menurut dia, kegiatan ini semata-mata untuk memuliakan sekaligus membumikan Al-Qur'an dan syiar Islam menjelang masuknya Bulan Suci Ramadan.
"Semoga niat baik ini mendapatkan berkah dari Allah SWT. Kepada para tamu undangan dan orang tua santri yang telah berhadir, kami ucapkan banyak terimakasih," kata Muhajir.
Ia menyebut ada program baru yang pihaknya lakukan dalam waktu dekat, dalam rangka meningkatkan kemampuan para santri yang menimba ilmu Qur'an di TPQ Al-Muhajirin.
![]() |
| Suci Khairani menunjukkan bakat dakwahnya sebagai dai cilik dalam puncak Peringatan Israk Mikraj TPQ Al-Muhajirin. Hasby/Hastara.id |
"Yakni berupa program private satu guru lima murid. Target kami agar enam bulan ke depan para santri Al-Muhajirin mampu berhasil dan berprestasi di tingkat Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, nasional bahkan level internasional," katanya disambut aplaus meriah tamu undangan.
Muhajir menambahkan TPQ yang dipimpinnya sebagai salah satu lembaga pembinaan Al-Qur'an di Kota Medan yang tergolong aktif sejak beroperasional hingga saat ini.
Apresiasi Tinggi
Kepala KUA Medan Amplas, Lukmanul Hakim Hasibuan, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi H Ahmad Muhajir sebagai Dewan Pembina Al-Muhajirin. Diakuinya bahwa sosok H Ahmad Muhajir sejak remaja dulu dikenalnya sebagai pegiat Al-Qur'an.
"Beliau memang dari dulu seorang pegiat Al-Qur'an. Kami terimakasih banyak atas kontribusi beliau di Medan Amplas ini. Sudah banyak sekali kegiatan untuk mensyiarkan Islam lewat Al-Qur'an yang beliau lakukan di Kecamatan Medan Amplas," ujarnya.
Menurut Lukmanul Hakim, ada satu amalan yang patut dicontoh dari keluarga atau orang tua Ahmad Muhajir. Yakni selalu memuliakan dan mengistimewakan tokoh-tokoh pegiat Al-Qur'an yang bertamu ke rumahnya.
![]() |
| Penampilan El Jadid Salawat Sumatera Utara ikut mengisi kemeriahan puncak Peringatan Israk Mikraj yang diinisiasi TPQ Al-Muhajirin pada Minggu (23/2/2025). Hasby/Hastara.id |
"Saya menyaksikan betul kejadian ini karena kebetulan kami dulu bertetangga di Komplek Sekolah TPI. Jadi kalau ke rumah ustaz Muhajir ini, orang tuanya itu sangat lapang dada menyambut tokoh-tokoh pegiat Al-Qur'an. Semua yang datang orang tuanya pasti menyiapkan makanan. Tak boleh pulang sebelum makan. Amalkan ini bapak/ibu biar mengalir keberkahan itu untuk anak-anak kita," ungkap dia.
"Padahal Pak Husein Giman (almarhum) tidak seorang qori, tapi dua anaknya menjadi qori nasional yang salah satunya adalah Ustaz Muhajir ini. Keberkahan memuliakan tamu coba ini diamalkan. Minimal nantinya anak-anak bapak/ibu, menikah dengan qori atau qoriah," pungkas Lukmanul Hakim.
Rangkaian acara puncak pada Minggu malam itu, menghadirkan penampilan dari El Jadid Salawat Sumatera Utara, pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh qori nasional, Muhammad Daud Sitorus, dan dai cilik yang sempat menimba ilmu selama dua tahun di TPQ Al-Muhajirin, Suci Khairanja. Kehadiran Muhammad Daud Sitorus guna memotivasi para santri yang tengah menimba ilmu di TPQ Al-Muhajirin. Sedangkan Suci Khairanja pernah menjuarai lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) tingkat nasional. Acara ditutup dengan tausiyah yang dibawakan Ketua Baznas Kota Medan, Muhammad Nursyam. (has)


