![]() |
Wali Kota Rico Waas memberikan cinderamata kepada pengurus IPQAH Kota Medan usai beraudiensi di ruang kerjanya, Senin (24/3/2025). Prokopim Medan/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari–hari. Al-Qur'an harus dijadikan sumber inspirasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
“Bagaimana penyampaian dari lantunan Al-Qur'an tersebut harus bisa dinikmati tidak hanya bagi yang membaca, tetapi juga oleh pendengarnya,” kata Rico Waas saat menerima audiensi Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah (IPQAH) Kota Medan di balai kota, Senin (24/3/2025).
Kota Medan menurut Rico butuh melahirkan banyak insan yang hebat untuk terus mendorong dan menjadikan Al-Qur'an sebagai kebanggaan dan mencintainya secara natural sehingga menjadikannya pedoman hidup sehari-hari.
“Kita harus membuat anak-anak dan orang dewasa tertarik untuk belajar melantunkan ayat suci Al-Qur'an ini dengan kreatifitas dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Dengan begitu banyak orang yang tertarik untuk belajar Al-Qur'an,” harapnya.
Ketua IPQAH Kota Medan, H Syaifuddin Hazmi Lubis, menyampaikan dukungannya terhadap keinginan wali kota tersebut. Menurutnya kehadiran IPQAH untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an masyarakat Kota Medan.
“Masih banyak masyarakat Kota Medan yang jauh dari pengetahuan tentang bacaan Al-Qur'an. Selama ini masih jauh dari harapan. Maka dari itu, misi kami ingin memperbaiki bacaan Al-Qur'an baik imam masjid dan musala, guru agama maupun muazin,” papar Syaifuddin seraya berharap bersama pemerintah dapat menuntaskan buta huruf Al-Qur'an di Kota Medan.
Turut hadir dalam audiensi Sekretaris Umum IPQAH Medan, Prof Dr Mustafa Kamal Rokan, pengurus harian seperti Dr HM Basri, Dr Imam Yazid, H Ahmad Muhajir SPdi, dan Drs M Rum Nasution. (rel/has)