![]() |
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan tengah mempercepat realisasi proyek Bus Rapid Transit (BRT) sebagai solusi transportasi publik yang modern, aman, dan ramah lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Medan, Suriono, mengatakan hal ini telah pihaknya bahas sebagai upaya
percepatan pembangunan infrastruktur transportasi massal. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga internasional seperti World Bank (bank dunia), menunjukkan bahwa BRT Medan memiliki prospek besar sebagai moda transportasi unggulan.
"Sudah ada pertemuan untuk membahas percepatan pembangunan BRT Kota Medan. Ini menjadi prioritas dalam rangka membenahi sistem transportasi publik yang lebih baik,” ujar dia menjawab wartawan, Selasa (24/6).
Rapat koordinasi mengenai hal ini digelar di Kantor Wali Kota Medan, Senin (23/6/2025), yang dihadiri langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, jajaran OPD, dan perwakilan dari World Bank.
Rico Waas dalam kesempatan itu menegaskan komitmennya dalam mentransformasi wajah transportasi Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini. Ia berharap BRT menjadi solusi nyata atas permasalahan lalulintas dan kebutuhan akan moda transportasi publik yang berkualitas.
“Kita ingin BRT hadir sebagai transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Medan harus sejajar dengan kota-kota besar seperti Jakarta dalam hal layanan publik,” tegasnya.
Perwakilan dari World Bank menyatakan apresiasinya atas keseriusan Pemko Medan. Mereka menilai BRT Medan merupakan proyek strategis menuju masa depan transportasi yang berkelanjutan.
Meski begitu, beberapa catatan penting turut disampaikan. Di antaranya adalah pentingnya pembangunan halte tanpa merusak trotoar, tidak menggusur pedagang secara sepihak, serta menjaga kelestarian lingkungan selama proses pembangunan. Transparansi dan pengawasan ketat terhadap jalannya proyek juga menjadi perhatian utama.
“Dengan kolaborasi kuat antara Pemerintah Kota Medan, Dishub, dan World Bank, kami optimistis BRT akan menjadi kebanggaan baru masyarakat Medan,” kata Rico.
Fokus Prioritas
Rico Waas juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur khususnya transportasi publik, menjadi fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2025–2029.
“Peningkatan kualitas jalan, pembangunan jembatan, dan penguatan konektivitas wilayah menjadi prioritas utama. Di saat yang sama, kami dorong pembangunan transportasi publik yang modern dan efisien,” pungkasnya.
Dengan proyek BRT sebagai salah satu garda terdepan, Kota Medan menatap masa depan yang lebih tertata, terhubung, dan berkelanjutan dalam sektor transportasi. (has)