![]() |
Jusuf Kalla angkat bicara menanggapi niat Gubernur Bobby Nasution yang ingin mengajak Provinsi Aceh mengelola bersama kekayaan alam empat pulau. Istimewa/Hastara.id |
JAKARTA, HASTARA.ID — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara soal wacana Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang ingin mengajak Provinsi Aceh untuk mengelola bersama empat pulau yang kini menjadi polemik. Menurut JK, secara prinsip tidak mungkin satu wilayah dikelola oleh dua pemerintah daerah.
"Setahu saya tidak ada daerah atau pulau yang dikelola bersama dua pemerintah. Tidak mungkin dua bupatinya. Pajaknya dibayar ke mana? Lagi pula, pulaunya juga tidak besar," katanya dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (13/6).
JK menilai polemik ini bukan semata persoalan administrasi, melainkan menyangkut harga diri masyarakat Aceh dan kepercayaan terhadap pemerintah pusat. Ia mendorong agar pemerintah dapat menyelesaikan masalah ini secara bijak.
"Ini soal kepercayaan dan harga diri. Tapi saya rasa, tidak ada kekayaan alam yang signifikan di pulau-pulau itu. Tidak ada minyak, tidak ada gas. Mungkin nanti ada, tapi saat ini belum ada," ujar dia.
Gubernur Sumut Bobby Nasution sebelumnya menyatakan keinginannya agar pulau-pulau yang telah ditetapkan sebagai wilayah Sumatera Utara bisa dikelola bersama dengan Aceh. Hal itu ia sampaikan sebagai bentuk keterbukaan dan kerjasama antardaerah.
"Kalau memang ada potensi pariwisata atau sumber daya lainnya di sana, dan statusnya sah milik Sumut, saya tetap akan mengajak Aceh untuk mengelola bersama. Bukan untuk mencuri, tapi agar bisa dimanfaatkan bersama," kata Bobby di Medan, Kamis (12/6). (bbs)