-->

Telkom Percepat Adopsi Kecerdasan Buatan di Indonesia

Sebarkan:

 

VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine, dan Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi saat acara peluncuran Telkom AI Center of Excellence. Istimewa/Hastara.id

BALI, HASTARA.ID — PT Telkom Indonesia resmi meluncurkan Telkom AI Center of Excellence sebagai strategi inisiatif implementasi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan gelaran Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 10th Edition 2025 di Bali International Convention Center, Jumat (29/8).

Peresmian dipimpin Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine dan Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi. Fasilitas ini hadir sebagai bagian dari Telkom Solution yang berfungsi sebagai pusat pengembangan use case serta wadah peningkatan talenta AI di tanah air.

“Telkom AI Center of Excellence adalah langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem AI nasional secara menyeluruh. Kami menggandeng penyedia teknologi global, start-up, hingga perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Veranita.

Empat Pilar AI

Telkom AI Center of Excellence dibangun dengan empat pilar utama, yaitu:

•AI Campus: ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi.

•AI Playground: sarana riset dan eksplorasi praktis.

•AI Connect: forum yang mempertemukan praktisi, start-up, dan pelaku bisnis.

•AI Hub: pusat pengembangan solusi nyata untuk berbagai sektor industri.

Sejumlah perguruan tinggi terkemuka telah digandeng dalam inisiatif ini, seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Teknologi DEL, Telkom University, Universitas Brawijaya, hingga Universitas Teknologi Logistik & Bisnis Internasional.

Peluncuran pusat AI ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi menilai, hadirnya teknologi AI dapat membantu pemerintah memperbaiki proses layanan publik.

“Munculnya teknologi AI akan sangat membantu industri pemerintahan dalam melakukan perbaikan proses sehingga dapat memberikan layanan yang semakin baik ke depannya,” kata Hendrar.

Senada, CEO NSEI Paragon Corp Salman Subakat menyebut adopsi AI menjadi kunci bagi industri consumer goods agar tetap relevan di tengah persaingan global.

“AI sudah terbukti mempercepat pengembangan di banyak aspek. Ini momentum besar bagi Indonesia untuk membangun ekosistem berdaya saing global. Saya kagum dengan noble mission Telkom yang ingin menyatukan Indonesia dalam transformasi digital,” ujar Salman.

Komitmen Telkom

Dengan kapabilitas teknologi dan akses luas di pasar enterprise, pemerintahan, hingga UMKM, Telkom menargetkan AI Center of Excellence dapat menjadi business partner strategis bagi berbagai sektor. Solusi yang ditawarkan akan disesuaikan dengan karakteristik pelanggan untuk memberikan dampak nyata.

Inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen Telkom Indonesia untuk menjadi digital telco terdepan yang tidak hanya memperkuat daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. (has/rel)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini