Workshop dibuka secara resmi Kepala Disdikbud Medan, Benny Sinomba Siregar diwakili Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Ismail Marzuki Siregar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha.
“Melalui workshop ini, kami berharap para instruktur semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan kurikulum maupun metode pembelajaran, sehingga mampu melahirkan lulusan yang berdaya saing dan mandiri,” ujarnya.
Sebanyak 150 instruktur LKP dari berbagai jenis vokasi di Kota Medan hadir sebagai peserta. Mereka mendapat materi dari sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Naslindo Sirait, Anugrah Setiawan, Rizal Iskandar Batubara, serta Yoffi Andinata.
Materi yang disampaikan meliputi pengembangan kompetensi instruktur, strategi menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta pemanfaatan peluang di era digital.
Output dari workshop ini, instruktur LKP diharapkan tidak hanya menguasai aspek teknis pembelajaran, tetapi juga mampu membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, serta berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.
“Pendidikan vokasi bukan lagi sebatas menyiapkan tenaga kerja, tetapi harus menjadi motor lahirnya wirausaha-wirausaha baru,” tegas salah satu narasumber.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Disdikbud Medan untuk memperkuat kapasitas pendidikan nonformal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjawab tantangan dunia kerja di era digital. (rel)
