MEDAN, HASTARA.ID — Upaya memperkuat karakter siswa sekolah dasar agar peduli terhadap lingkungan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menginisiasi kegiatan “Pembinaan Sekolah Adiwiyata Jenjang SD Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 17-18 September 2025 di Hotel Putra Mulia, Medan.
Kegiatan resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar diwakili Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD, Saiful Riza SE. Dalam sambutannya, Saiful Riza menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
"Sebanyak 200 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru SD negeri maupun swasta di Kota Medan turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari sekolah-sekolah yang telah menjalankan atau sedang menuju status sekolah adiwiyata," ungkapnya, Rabu (17/9).
Narasumber yang hadir berasal dari berbagai lembaga, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, DLH Provinsi Sumatera Utara, Gugah Nurani Indonesia, serta Green Media.
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar peduli dan bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup melalui pembiasaan perilaku ramah lingkungan. Selain itu, memberikan pendampingan kepada guru dalam mengembangkan kurikulum pembelajaran yang memuat nilai-nilai pelestarian lingkungan, serta membina sekolah dalam mengelola kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, dan konservasi energi serta air.
Program ini juga diarahkan agar sejalan dengan kebijakan nasional Adiwiyata 2025 serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dan pembangunan berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar. (rel)
