![]() |
| Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira MPd diabadikan bersama narasumber dan guru SMP PJOK di sela-sela kegiatan workshop, Senin (22/9/2025). Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan mengadakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam Implementasi Kurikulum Merdeka untuk jenjang SMP se-Kota Medan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 22-23 September 2025, di Hotel Royal Condotel Medan. Workshop dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira MPd, mewakili kepala dinas, Benny Sinomba Siregar.
Dalam sambutannya, Andy Yudhistira menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru agar dapat menyesuaikan diri dengan transformasi kurikulum yang sedang berlangsung.
"Kegiatan ini diikuti oleh 200 guru PJOK jenjang SMP dari seluruh Kota Medan," kata dia, Senin (22/9).
Tiga narasumber ahli dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) turut hadir untuk memberikan materi pelatihan, yakni Prof Dr Imran Akhmad MPd (Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED), Prof Dr Rahma Dewi MPd (Ketua Program Studi S2 Ilmu Keolahragaan UNIMED), dan Prof Dr Suprayitno MPd (Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED sekaligus Expert SPOBNAS Kemenpora RI).
Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam menerapkan prinsip Kurikulum Merdeka, termasuk dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa, memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar, serta menyusun proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.
"Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap kualitas pembelajaran PJOK di Kota Medan semakin meningkat dan relevan dengan kebutuhan perkembangan zaman," pungkas Andy Yudhistira. (rel)

