-->

Dugaan Limbah Pabrik di Belawan: Ancaman Serius bagi Ekonomi dan Kesehatan Warga

Sebarkan:

 

Menteri Kajian Strategis dan Hukum Dem Sumut, Hadi Siregar menunjukkan air sungai Belawan yang tercemari limbah pabrik, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan. Istimewa/Hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Dewan Energi Mahasiswa (Dem) Sumut, Aceh, dan Sumbar bersama Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I Sumbagut melakukan survei lapangan di kawasan Bagan Belawan, Sumatera Utara. 

Survei ini digelar untuk menilai langsung dampak lingkungan yang semakin meresahkan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut mendampingi jalannya penelitian. 

Dari hasil pertemuan, terungkap dugaan adanya pembuangan limbah ke aliran sungai yang disebut-sebut berasal dari pabrik PT Permata Hijau Group Belawan.

Limbah tersebut diduga menjadi penyebab utama menurunnya kualitas lingkungan di sekitar Bagan Belawan. Kondisi ini memukul perekonomian warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor perikanan. 

Tak hanya kehilangan sumber mata pencaharian, warga juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, seperti sesak napas, alergi, hingga masalah pencernaan.

Menteri Kajian Strategis dan Hukum Dem Sumut, Hadi Siregar, menyatakan keprihatinannya atas temuan ini.

“Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, harus segera mengambil langkah tegas. Aparat penegak hukum juga harus siap menindak jika terbukti ada pelanggaran terkait pembuangan limbah ini,” tegasnya kepada wartawan, Jumat (19/9/2025). 

Masyarakat Bagan Belawan berharap pemerintah tidak menutup mata dan segera turun tangan. 

Mereka mendesak agar perusahaan yang diduga bertanggung jawab segera mengevaluasi sistem pembuangan limbah demi mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini