![]() |
| Personil dari Dinas Damkarmat Kota Medan tampak berjibaku memadamkan api yang melalap mobil listrik mewah di sebuah bengkel Jalan Sei Asahan, Kota Medan pada Rabu, 7 Januari 2026. Istimewa/Hastara.id |
Peristiwa kebakaran mobil listrik di Medan ini sontak menggegerkan warga sekitar. Asap tebal tampak membumbung tinggi dari area bengkel, memicu kepanikan pengunjung dan pemilik usaha di sekitar lokasi kejadian.
Merespons laporan warga, Pemerintah Kota Medan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) dan Satuan Polisi Pamong Praja langsung menurunkan personil ke lokasi kejadian guna 'menjinakkan si jago merah' pada mobil tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan bahwa proses pemadaman mobil listrik terbakar membutuhkan penanganan ekstra dibandingkan mobil konvensional.
“Karena ada baterai, kita harus melakukan pemadaman dengan maksimal menggunakan cairan khusus,” ujar Wandro.
Ia menjelaskan, baterai mobil listrik berpotensi memicu api kembali jika tidak ditangani dengan metode yang tepat. Oleh sebab itu, petugas harus memastikan api benar-benar padam dan suhu baterai turun secara aman.
Saat disinggung apakah benar mobil listrik itu milik Gubsu Bobby Nasution, Wandro menyebut pihaknya tidak sampai mendata siapa pemilik kendaraan tersebut.
"Waduh tidak tau kami soal itu. Anggota tidak sampai mendata siapa yang punya mobil tersebut. Kami hanya berupaya merespons cepat aduan warga untuk memadamkan mobil listrik yang terbakar di Jalan Sei Asahan itu," ujarnya menjawab wartawan via WhatsApp, Selasa malam, 7 Januari 2026.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat Hyundai IONIQ 5 N merupakan kendaraan listrik premium dengan harga mencapai miliaran rupiah.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran mobil listrik tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Area bengkel sempat dipasangi garis pengaman guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Gubsu Bobby Nasution belum merespons konfirmasi wartawan terkait dugaan mobil listrik mewah yang terbakar itu adalah miliknya. Hingga berita ini diterbitkan redaksi, pesan konfirmasi yang dilayangkan ke nomor WhatsApp-nya: 0811-6045-5**, belum membalas. (red)
