-->

Proyek Rp3,4 Miliar di Patumbak Disorot Tajam Publik, Fondasi Jembatan Terancam Ambruk

Sebarkan:

 

Para pekerja tampak memperbaiki fondasi jembatan yang sudah amblas di Jalan Kongsi V–Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang pada Kamis (15/1/2026), usai disorot tajam oleh publik. Hasby/Hastara.id
DELI SERDANG, HASTARA.ID — Proyek peningkatan jembatan di Jalan Mesjid, Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, menuai sorotan tajam publik. Jembatan yang belum rampung dan belum diresmikan itu justru menunjukkan indikasi kerusakan struktural serius, terutama pada bagian fondasi, memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.

Sorotan bermula dari unggahan netizen Ewi Pane di akun Facebook pribadinya, Rabu (14/1/2026). Dalam foto yang beredar, terlihat struktur bawah jembatan tergerus, menggantung tanpa penyangga memadai, serta tanah di sekitar pondasi tampak ambles.

“Belum lagi jembatan ini jadi dan diresmikan, kondisinya sudah seperti ini. Ini kesalahan siapa?” tulis Ewi, mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek bernilai miliaran rupiah itu.

Pantauan Hastara.id di lokasi, Kamis (15/1/2026), pekerja proyek terlihat melakukan perbaikan pada fondasi yang tergerus aliran sungai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengendara jika tidak ditangani secara menyeluruh. Ironisnya, papan informasi proyek tidak tampak di area pekerjaan, sehingga publik kesulitan mengakses detail teknis dan penanggung jawab proyek.

Hastara.id lantas melakukan penelusuran. Berdasarkan data lelang, proyek ini tercatat sebagai Peningkatan Jembatan Sei Seruai pada ruas Jalan Kongsi V–Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, dengan kode lelang 10044121000. Satuan kerja pelaksana adalah Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang. Proyek ini dibiayai APBD 2025 dengan pagu dan HPS sebesar Rp3.426.181.042, sementara nilai proyek yang beredar di publik mencapai Rp3,928 miliar. Proses tender berlangsung pada 13 Juni–11 Juli 2025 dan kini berstatus selesai.

Catatan wartawan, proyek tersebut mulai dikerjakan sekitar November lalu. 

Penampakan fondasi amblas Jembatan Sei Seruai pada ruas Jalan Kongsi V–Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang mendapat sorotan tajam publik. Istimewa/Hastara.id

Buka Suara

Andi yang mengaku sebagai mandor lapangan baru, kepada awak media mengatakan ada saja hal yang diributi atas pekerjaan mereka. 

"Ada aja memang ya, pak, tapi begitupun kami tetap punya itikad baik untuk memperbaikinya," ujar dia. 

Diakuinya kalau fondasi yang tampak tidak kokoh dan jadi sorotan publik dan berpotensi membahayakan tersebut, disebabkan bangunan terkena abrasi air. 

"Apalagi sebelumnya debit air sempat tinggi di sini karena banjir tanggal 27 November 2025. Itu pula yang membuat kondisi fondasi akhirnya hancur dan kami perbaiki lagi," katanya. 

Andi juga mengamini kalau masa pengerjaan ada keterlambatan dampak bencana yang melanda wilayah itu. 

"Kan tidak mungkin sewaktu hujan-hujan kemarin anggota kerja, pak. Makanya ada kompensasi sehingga pengerjaannya paling lama harus siap dalam Januari 2026 ini," katanya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini