Dalam kegiatan tersebut, Pemko Medan mengerahkan satu unit alat berat untuk mengeruk sampah yang selama ini mengendap di pinggiran Sungai Deli dan sulit dijangkau secara manual.
Zakiyuddin turun langsung ke lokasi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, Kepala BPBD Yunita Sari, Plt Kepala Dinas SDABMBK Gibson Panjaitan, serta Plt Camat Medan Barat Maswan Harahap. Di sela peninjauan, Zakiyuddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan sungai yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah.
“Kita lihat langsung titik pembuangan sampah ini berseberangan dengan Sungai Deli. Banyak sampah dari permukiman warga yang jatuh ke sungai. Hari ini kita lakukan normalisasi dan mengangkat semuanya menggunakan alat berat,” ujar Zakiyuddin.
Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih tidak hanya difokuskan pada bantaran sungai, juga menyasar kantor pemerintahan, badan jalan hingga kawasan permukiman warga. Seluruh unsur pemerintahan dilibatkan, mulai dari perangkat lingkungan, kecamatan hingga perangkat daerah.
“Ini bukan kegiatan sesaat. Pemko Medan melakukan gotong royong secara rutin setiap minggu,” katanya.
Menurut Zakiyuddin, program gotong royong tersebut sejalan dengan kebijakan kebersihan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Pesan itu diterimanya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) 2026 di Jakarta, baru-baru ini.
“Kita ingin semangat gotong royong kembali hidup di tengah masyarakat, sebagaimana pesan Bapak Presiden Prabowo,” tambahnya.
![]() |
| Zakiyuddin Harahap saat diwawancarai di sela kegiatan pengangkutan tumpukan sampah. Istimewa/Hastara.id |
“Kita kembalikan Medan yang bersih. Kalau lingkungannya nyaman, masyarakatnya pun sehat,” pungkas Zakiyuddin.
Selain pengangkatan sampah menggunakan alat berat, tim di lapangan juga berencana membuka jalur akses di sekitar bantaran sungai guna mempermudah proses pengangkutan sampah ke depannya tanpa mengganggu aktivitas warga. (has/rel)

