![]() |
| Wali Kota Rico Waas bersama aparat gabungan membongkar lokasi yang diduga penyalahgunaan narkoba di kawasan Belawan pada Selasa, 10 Maret 2026. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama aparat gabungan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan usai rapat koordinasi di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Mako Kodaeral) I Belawan.
Rapat koordinasi itu dihadiri Komandan Kodaeral I Belawan Deny Septiana, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara Tatar Nugroho, serta jajaran Polres Pelabuhan Belawan. Pertemuan tersebut membahas langkah penanganan sekaligus penguatan koordinasi dalam menindak dugaan peredaran narkoba di sejumlah kawasan di Belawan.
Usai rapat, rombongan langsung bergerak menyisir beberapa titik yang selama ini dilaporkan warga sebagai kawasan rawan. Penyisiran dilakukan di sejumlah permukiman padat seperti Kampung Kolam, Lorong Supir Gudang Arang, Lorong Harapan Gudang Arang hingga Lorong Kenanga. Di sejumlah lokasi tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.
Kondisi sosial masyarakat di kawasan itu juga menjadi perhatian aparat selama kegiatan berlangsung. Di tengah penyisiran, seorang warga perempuan mendatangi wali kota dan menyampaikan keluhan mengenai situasi keamanan di lingkungannya. Ia mengaku rumahnya sempat dijarah oleh sekelompok orang tak dikenal yang menurutnya berkaitan dengan maraknya tawuran serta aktivitas pengguna narkotika di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Rico Waas menegaskan bahwa penanganan persoalan narkoba di kawasan Belawan akan terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
“Walaupun dalam kegiatan ini belum ada pelaku yang berhasil diamankan, aparat sudah mengantongi beberapa nama yang akan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan. Informasi dari masyarakat juga akan terus didalami untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” ujar Rico.
Dalam penyisiran tersebut, sebagian tempat yang diduga menjadi lokasi aktivitas penyalahgunaan narkoba dibongkar oleh petugas di lokasi. Sementara beberapa titik lain masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh aparat gabungan terkait. (has)
