![]() |
| Erikson Sianipar, Founder Bisukma Group saat berkunjung ke UMKM di Siborongborong, Selasa (14/6/2026). A. Sihombing/Hastara.id |
TAPUT, HASTARA.ID — Founder Bisukma Group, Erikson Sianipar, menyerap langsung keluhan dan aspirasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemasok bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Kunjungan dilakukan di dua titik supplier lokal, yakni pemasok telur dan sayur-mayur di Kecamatan Siborongborong, Selasa (14/4/2026). Dalam agenda tersebut, Erikson mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari kestabilan produksi hingga akses pasar dan permodalan.
“Supplier bukan sekadar penyedia bahan, tetapi bagian penting dari rantai pasok program MBG,” ujar Erikson, Rabu (15/4/2026).
Ia menegaskan, pelaku UMKM perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu berkembang dan berdaya saing. Dalam kesempatan itu, Erikson juga memberikan edukasi terkait peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.
Menurutnya, dinamika usaha merupakan hal yang wajar, namun konsistensi dan kemauan belajar menjadi kunci bertahan.
“Naik turun dalam usaha itu biasa, yang penting tetap konsisten dan terus belajar,” katanya.
Lebih lanjut, Erikson menyebutkan para supplier lokal akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, pihaknya juga akan menjembatani pelaku UMKM agar dapat mengakses pelatihan dan dukungan permodalan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Yang kita bangun bukan hanya usaha, tetapi masa depan. Program MBG ini tidak hanya menyasar penerima manfaat, tetapi juga mengangkat pelaku usaha lokal,” pungkasnya. (as)
