-->

Ribuan Jemaat Mengadu, Antonius Tumanggor Janji Tuntaskan Masalah Adminduk

Sebarkan:

 

Anggota DPRD Kota Medan, Anthonius Tumanggor diabadikan bersama ribuan jemaat dalam kegiatan sosperda tentang adminduk pada Minggu (12/4/2026). Istimewa/Hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Ribuan umat Katolik memadati halaman Gereja Katolik St. Yosep Sei Sikambing, Minggu (12/4), dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kota Medan.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut, Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, langsung merespons keluhan warga dengan menyiapkan posko khusus perbaikan administrasi kependudukan.

Posko tersebut akan melayani berbagai persoalan dokumen penting, mulai dari akta kelahiran, akta kematian, Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang selama ini kerap bermasalah—terutama terkait kesalahan penulisan identitas dan agama.

“Masih banyak ditemukan data yang tidak sesuai, seperti agama yang tertulis Kristen padahal Katolik, hingga penulisan nama yang keliru. Ini harus segera kita benahi,” ujar Antonius di hadapan jemaat.

Ia mengatakan, posko pelayanan akan dibuka setiap Senin hingga Jumat, pukul 17.00–19.00 WIB. Seluruh berkas akan dihimpun melalui Tim Sopo ATrestorasi Bersatu untuk kemudian diproses lebih lanjut.

“Kita ingin persoalan adminduk ini selesai secepat mungkin. Jangan sampai hak administrasi warga terabaikan hanya karena kesalahan data,” tegas politisi Partai NasDem yang duduk di Komisi IV DPRD Medan tersebut.

Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, Antonius Tumanggor. Istimewa/Hastara.id 

Antonius juga mengingatkan aparat pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan agar tidak mempersulit proses pengurusan administrasi warga.

“Dalam waktu dekat, seluruh adminduk umat Katolik di Kota Medan harus tertib dan sesuai fakta, termasuk data anak yang kerap tidak sinkron dengan agama orang tuanya,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.

Sebagai bentuk verifikasi langsung, Antonius meminta warga menunjukkan KTP mereka. Dari pengecekan tersebut, ditemukan cukup banyak data yang tidak sinkron.

“Ini bukti nyata. Posko ini harus menjadi solusi cepat agar semua persoalan bisa dituntaskan,” katanya.

Sekretaris Camat Medan Helvetia, Forandy Siregar, mengapresiasi pelaksanaan Sosperda tersebut. Ia menegaskan komitmen pihak kecamatan untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa hambatan.

“Kami pastikan tidak ada warga yang dipersulit. Jika ada oknum yang menghambat, silakan laporkan, pasti akan kami tindak,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Lurah Sei Sikambing C-2, David Surya Nainggolan, yang menyatakan kesiapan pihaknya membantu dan mempermudah seluruh proses administrasi warga.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian seminar kit, kue, dan nasi kotak, menambah suasana kebersamaan dalam pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (has/rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini