-->

Amos Derebi Resmi Pimpin GMKI Tarutung, Siap Bawa Gerakan Mahasiswa Lebih Kritis

Sebarkan:

 

Ketua GMKI Cabang Tarutung masa bakti 2026–2028, Amos Derebi, menyampaikan pidato perdana usai dilantik pada acara pelantikan BPC GMKI Cabang Tarutung di GBI Permata Sipoholon, Kabupaten Taput, Jumat (29/5/2026). O. Sihombing/Hastara.id
TAPUT, HASTARA.ID — Amos Derebi resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung masa bakti 2026–2028 dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di GBI Permata Sipoholon, Jumat (29/5/2026).

Pelantikan kepengurusan baru tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan yang juga merupakan senior GMKI, perwakilan pengurus pusat GMKI, organisasi kepemudaan, unsur penyelenggara pemilu, serta kader dan senior GMKI dari berbagai cabang di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Momentum pelantikan ini menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru GMKI Tarutung yang diharapkan mampu menghadirkan gerakan mahasiswa yang lebih progresif, kritis, dan relevan dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Deni Lumbantoruan mengisahkan perjalanan dan proses pembentukan karakter kepemimpinannya selama aktif di GMKI. Menurutnya, organisasi tersebut telah menjadi ruang pembelajaran yang membentuk kemampuan kepemimpinan, keberanian berbicara di depan publik, serta kepekaan sosial.

Deni mendorong kader GMKI untuk memiliki fokus gerakan yang jelas agar kehadiran organisasi benar-benar dirasakan masyarakat.

"Fokuslah pada apa yang ingin dikerjakan dalam ber-GMKI. Apakah itu memerangi narkoba, menjaga kebersihan lingkungan, atau isu sosial lainnya. Dengan fokus, gerakan organisasi akan lebih efektif dan memberi dampak nyata," ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Taput untuk mendukung berbagai program positif yang dijalankan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.

"Pemkab Tapanuli Utara terbuka dan siap mendukung program-program pembangunan yang digagas GMKI. Mari bersama-sama berkontribusi untuk kemajuan daerah dan masa depan generasi muda," tegasnya.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua GMKI Cabang Tarutung, Amos Derebi menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan menjadikan GMKI sebagai gerakan mahasiswa yang tetap berakar pada nilai pelayanan, persaudaraan, dan pengabdian, namun mampu menjawab dinamika zaman secara kritis dan progresif.

Amos menilai GMKI Tarutung harus menjadi contoh bahwa nilai nasionalisme dan oikumenisme bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

"Dari Tarutung, kami ingin menunjukkan bahwa nasionalisme tidak berhenti pada wacana. Nasionalisme harus diwujudkan melalui gerakan, pengabdian, dan keberanian untuk berpihak kepada sesama. Kami ingin GMKI hadir sebagai kekuatan perubahan yang relevan bagi masyarakat," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan awal dari perjuangan baru dalam memperkuat kaderisasi, menjaga solidaritas, dan menghadirkan keberpihakan kepada rakyat.

Wakil Sekretaris Umum GMKI Nokiskar Samuel Hulahit, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi, memperkuat kaderisasi, serta memastikan GMKI tetap mampu membaca dan menjawab tantangan zaman.

Menurutnya, GMKI Cabang Tarutung memiliki sejarah panjang dalam melahirkan kader-kader yang berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan semangat pembaruan dan keberanian berpikir.

Kehadiran sejumlah cabang GMKI se-Wilayah I Sumut–Aceh, organisasi kepemudaan, serta para senior GMKI dalam pelantikan tersebut menjadi simbol kuat solidaritas dan dukungan terhadap kepengurusan baru. Pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. (os)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini