![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy. Istimewa/Hastara.id |
Menurut Rommy, peningkatan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan mendesak seiring tingginya aktivitas perkotaan dan banyaknya gedung bertingkat di Medan. Ia berharap Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dapat segera merealisasikan penambahan UPT di wilayah strategis guna mempercepat respons saat terjadi kebakaran.
“Penambahan kantor UPT di titik-titik strategis sangat penting agar jangkauan pelayanan lebih cepat. Ini harus menjadi prioritas,” ujar Rommy kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Selain itu, ia menilai sudah saatnya Pemko Medan memiliki armada pemadam kebakaran dengan tangga 100 meter untuk menjangkau bangunan tinggi. Meski keterbatasan anggaran menjadi kendala, ia menyarankan pengadaan minimal satu unit sebagai langkah awal.
“Sebagai kota besar dengan banyak gedung bertingkat, kebutuhan armada tersebut tidak bisa ditunda lagi,” tegas politisi Partai Golkar itu.
Pihaknya juga mengusulkan penyediaan motor atau becak pemadam kebakaran di setiap kelurahan. Armada kecil ini dinilai efektif menjangkau kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit yang tidak dapat dilalui mobil pemadam.
Ia juga mengapresiasi kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan yang dinilai sigap dalam menangani sejumlah kejadian, termasuk kebakaran ruko penjualan cat di kawasan Pasar 5 Marelan, Kamis siang (9/4/2026).
“Petugas bekerja maksimal, baik saat kebakaran maupun saat membantu masyarakat pascabanjir. Kehadiran Damkarmat sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kebakaran di wilayah Medan Marelan. Ia memastikan seluruh personel telah bekerja sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Terkait penambahan UPT, Wandro menyebut saat ini Kota Medan baru memiliki enam unit, sementara kebutuhan ideal mencapai 10 unit.
“Kami terus berupaya menambah UPT guna meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya. (has)
