MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut atau mencetak double hattrick, Pemko Medan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Raihan prestisius tersebut diterima langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Sumut, Jumat (29/5/2026).
Pencapaian WTP enam tahun berturut-turut menjadi bukti nyata konsistensi Pemko Medan dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran untuk kepentingan masyarakat.
Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang dinilai telah bekerja keras menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah sehingga opini tertinggi dari BPK dapat terus dipertahankan.
“Terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan yang kembali memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian kepada Pemerintah Kota Medan. Alhamdulillah, penghargaan ini berhasil kita pertahankan selama enam tahun berturut-turut,” ujarnya.
Menurut Rico, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan pengakuan atas komitmen seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab.
“Ini menjadi bukti bahwa seluruh jajaran Pemko Medan memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ke depan, prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Rico Waas menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP enam kali berturut-turut harus diikuti dengan peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik yang semakin baik. Menurutnya, manfaat utama dari tata kelola keuangan yang sehat adalah hadirnya program pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga Kota Medan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan dan semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Penyerahan LHP BPK turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Bagi Pemko Medan, raihan double hattrick opini WTP ini menjadi momentum penting untuk terus menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperkuat budaya pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Turut mendampingi wali kota, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Inspektur Erfin Fahrurrazi, serta Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Suluh Aulia Harahap. (has/rel)
