-->

Ratusan Pelaku Industri Hasil Tembakau di Sumut Dibekali Strategi Produksi dan Pemasaran

Sebarkan:

 

Sekretaris Disperindag ESDM Sumut, Yosi Sukmono saat membuka Bimtek Pengolahan dan Pemasaran Tembakau yang didanai melalui DBH CHT 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 4–5 Juni 2026, di Hotel Grand Kanaya Medan. Istimewa/Hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) terus berupaya memperkuat daya saing industri hasil tembakau melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

Salah satunya dengan menggagas Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan dan Pemasaran Tembakau yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Tahun Anggaran 2026. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Juni 2026, di Hotel Grand Kanaya Medan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Perindag ESDM Sumatera Utara, Yosi Sukmono mewakili Kepala Dinas Dedi Jaminsyah Putra Harahap.

Dalam sambutannya, Yosi Sukmono menegaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku industri hasil tembakau menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha di tengah tantangan pasar yang semakin kompetitif.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis mengenai pengolahan tembakau yang baik, tetapi juga dibekali strategi pemasaran dan pemahaman regulasi yang mendukung pengembangan usaha,” ujarnya.

Bimtek tersebut diikuti para pekerja dan pelaku industri rokok dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan produksi, efisiensi usaha, serta memperluas akses pemasaran produk hasil tembakau.

Upaya memastikan kualitas materi, panitia menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai lembaga. Mereka berasal dari kalangan akademisi dan praktisi Universitas Sumatera Utara (USU), Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Utara, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Wilayah Sumatera Utara.

Pemanfaatan DBH CHT melalui program peningkatan keterampilan ini diharapkan mampu mendorong industri hasil tembakau lokal menjadi lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing. Selain itu, peningkatan kompetensi pelaku usaha juga diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya pelatihan tersebut, Disperindag ESDM berharap industri hasil tembakau di daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Sumatera Utara. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini