Apresiasi tersebut disampaikan saat Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menghadiri undangan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta dan bertemu langsung dengan Menteri Abdul Mu'ti.
Pengakuan itu diberikan setelah SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, berhasil memperoleh otorisasi IB Diploma Programme, menjadikannya sekolah negeri pertama di Indonesia yang meraih status bergengsi tersebut.
"Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Salah satu sekolah yang berhasil memperoleh otorisasi IB DP adalah SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang menjadi sekolah negeri pertama di Indonesia dengan status tersebut," kata Alexander Sinulingga kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
IB Diploma Programme merupakan program pendidikan internasional bagi peserta didik usia 16 hingga 19 tahun yang telah diterapkan di lebih dari 140 negara. Kurikulum ini dikenal memiliki standar akademik tinggi dan diakui oleh berbagai perguruan tinggi ternama dunia sebagai salah satu jalur masuk pendidikan tinggi internasional.
Menurut Alexander, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Kemdikdasmen yang selama ini mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya kepada Bapak Menteri Abdul Mu'ti atas dukungan yang diberikan kepada Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Alex itu menegaskan, pencapaian SMA Negeri 1 Matauli Pandan juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan berdaya saing global.
"Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Gubernur Bobby Nasution untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik Sumatera Utara agar mampu bersaing di tingkat internasional," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Abdul Mu'ti juga mendorong agar keberhasilan SMA Negeri 1 Matauli Pandan tidak berhenti sebagai capaian satu sekolah semata, melainkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Sumatera Utara.
"Bapak menteri berharap keberhasilan ini dapat diimbaskan ke sekolah-sekolah lain sehingga semakin banyak satuan pendidikan di Sumatera Utara yang mampu menghadirkan layanan pendidikan berstandar global," ungkap Alex.
Ke depan, Disdik Sumut menargetkan semakin banyak sekolah yang mengadopsi kurikulum IB Diploma Programme. Langkah ini diyakini akan membuka peluang lebih besar bagi peserta didik Sumut untuk mengakses pendidikan kelas dunia dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi unggulan internasional.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Sumatera Utara sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan lompatan kualitas pendidikan melalui penguatan standar global di sekolah negeri. (rel)
