Kedatangan Wagub Surya disambut penampilan tari dan seni dari para penghuni asrama. Setelah itu, Surya meninjau ruang belajar, kamar tidur, hingga berbagai fasilitas yang menjadi tempat tinggal puluhan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Nias.
Dalam dialog bersama anak-anak, Surya mendengarkan kisah perjuangan mereka yang harus menempuh perjalanan jauh menuju sekolah serta menghadapi keterbatasan ekonomi sebelum tinggal di asrama. Keberadaan UPTD, menurut para penghuni, memberi kesempatan untuk mengakses pendidikan yang lebih layak.
Suasana semakin hangat ketika satu per satu anak menyampaikan cita-citanya. Ada yang ingin menjadi guru, dokter, polisi, pengusaha hingga aparatur sipil negara (ASN).
Surya pun memotivasi mereka agar tidak pernah berhenti bermimpi dan terus mempersiapkan diri melalui pendidikan serta pembentukan karakter.
"Berikanlah yang terbaik yang kamu miliki, karena yang baik itu pasti akan kembali kepadamu. Apa yang kita tanam hari ini akan kembali kepada kita," pesannya.
Sebagai simbol dukungan terhadap masa depan anak-anak, Surya menuliskan pesan di Pohon Harapan, media yang berisi impian dan komitmen para penghuni asrama untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
Surya turut mengapresiasi dedikasi para pendamping dan petugas yang setiap hari membina anak-anak. Menurutnya, keberhasilan pelayanan sosial tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas tempat tinggal, tetapi juga dari lahirnya generasi yang berkarakter, percaya diri, dan memiliki cita-cita besar.
Usai mengunjungi asrama, Surya meninjau Kantor UPTD Pelayanan Sosial Anak Gunungsitoli yang berada di lokasi berbeda. Ia mendapati pembangunan gedung tersebut belum selesai dan menegaskan perlunya percepatan penyelesaian agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
"Sebagaimana arahan Bapak Gubernur Bobby Nasution, pembangunan di wilayah Kepulauan Nias harus terus menjadi perhatian. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan tidak ada lagi yang tertinggal," ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Adi Putra Parlaungan, mengatakan UPTD Pelayanan Sosial Anak Gunungsitoli dibentuk untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kepulauan Nias.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kata dia, pemerintah berharap anak-anak tersebut tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya di masa depan.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan bantuan olahraga dan foto bersama. Antusiasme serta senyum para penghuni asrama menjadi gambaran bahwa perhatian pemerintah di Kepulauan Nias diwujudkan tidak hanya melalui motivasi, tetapi juga lewat dukungan nyata bagi pengembangan generasi muda. Turut mendampingi Wagubsu, Kepala UPTD Pelayanan Sosial Anak Gunungsitoli, Harvina Zuhra dan jajaran. (rel)

