-->

Kemenag Deli Serdang Bergerak Massif Sukseskan Gerakan Deli Serdang Mengaji

Sebarkan:

 

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Dr H Sarifuddin Daulay diabadikan bersama kepala MDTA, guru PAI, dan pengawas usai acara sosialisasi Gerakan Deli Serdang Mengaji di Aula Kemenag Deli Serdang, Selasa (30/6). Istimewa/Hastara.id
DELI SERDANG, HASTARA.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmen untuk menggerakkan seluruh satuan pendidikan dan lembaga binaan secara masif serta sistematis guna menyukseskan Gerakan Deli Serdang Mengaji.

Program ini telah diluncurkan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat penutupan MTQ ke-59 Kabupaten Deli Serdang di Kecamatan Beringin, 9 Mei 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Dr H Sarifuddin Daulay, saat membuka sosialisasi Gerakan Deli Serdang Mengaji di Aula Kemenag Deli Serdang, Selasa (30/6). Kegiatan itu dihadiri sekitar 450 peserta yang terdiri kepala MDTA, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), pengawas, serta unsur KKG dan MGMP PAI se-Kabupaten Deli Serdang.

Sarifuddin menyatakan, Gerakan Deli Serdang Mengaji merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, kecerdasan spiritual, dan moral yang kuat.

"Kami mendukung penuh program yang digagas Bupati Deli Serdang. Gerakan mengaji bukan sekadar meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemenag akan memastikan program ini berjalan optimal di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari RA, MI, MTs, MA hingga MDTA," ujarnya.

Ketua panitia yang juga Kasi Pendidikan Agama Islam (Pakis) Kemenag Deli Serdang, H Muhammad Qodrisyah, MAg, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun gerakan yang berkelanjutan melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Kementerian Agama.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul, sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mewujudkan daerah yang sehat, maju, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.

"Seluruh kepala madrasah diharapkan menjadi motor penggerak implementasi Gerakan Deli Serdang Mengaji di lingkungan pendidikan masing-masing," katanya.

Qodrisyah menjelaskan, sosialisasi yang digelar merupakan sesi keempat dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 23 Juni 2026. Sebelumnya, kegiatan menyasar kepala RA, MA, para pengawas, dan Pokjawas di lingkungan Kemenag. Satu sesi lagi dijadwalkan usai peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang dengan peserta para kepala KUA, penyuluh agama, serta pimpinan majelis taklim.

Ketua LPTQ Kabupaten Deli Serdang, Dr H Khairul Anwar, MA, MSi yang menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut mengapresiasi langkah Kemenag Deli Serdang yang dinilainya proaktif dalam mendukung program pemerintah daerah.

Ia optimistis Gerakan Deli Serdang Mengaji dapat berjalan sukses apabila seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi.

Khairul menjelaskan, implementasi program tersebut dilakukan melalui pembiasaan membaca Al-Qur'an selama lima menit sebelum memulai aktivitas kerja dan lima menit sebelum pulang bagi ASN dan pegawai Muslim di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, OPD, kecamatan, desa, kelurahan, hingga instansi vertikal.

Selain itu, pembentukan Rohani Islam (Rohis) di masjid dan musala kantor pemerintahan juga akan dioptimalkan dengan penjadwalan tilawah Al-Qur'an setiap selesai salat Zuhur.

"Jika puluhan ribu ASN Muslim di Deli Serdang membaca Al-Qur'an secara serentak setiap hari, maka suasana religius akan tumbuh di lingkungan pemerintahan. Masjid dan musala kantor akan semakin hidup, sekaligus menjadi syiar Islam yang positif," ucapnya.

Program serupa juga akan diterapkan di sekolah-sekolah melalui skema yang tengah disusun, sementara masyarakat umum didorong menghidupkan kegiatan mengaji di masjid, musala, dan majelis taklim.

Khairul menambahkan, Gerakan Deli Serdang Mengaji memang diperuntukkan bagi umat Islam. Namun, sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Deli Serdang, pihaknya juga tengah menjalin komunikasi dengan tokoh lintas agama agar masing-masing umat beragama memiliki kegiatan pembinaan keagamaan yang serupa sesuai keyakinannya.

Sebelum sosialisasi dimulai, seluruh peserta mengikuti istighosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang sekaligus menyambut puncak peringatan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Kegiatan doa bersama dipimpin Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Deli Serdang, KH Fachrizal yang juga menjabat Katib Syuriah PCNU Kabupaten Deli Serdang. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini