-->

Dulu Mendukung Rival, Kini Kelompok Pemuda Pahae Julu Komit Menangkan Satika-Sarlandy

Sebarkan:

 

Kelompok pemuda Desa Lumbangaraga Kecamatan Pahae Julu saat bersilaturahmi dengan Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan. Mereka sekaligus menyampaikan dukungan terhadap Satika-Sarlandy di Pilkada Taput pada 27 November mendatang. Hasby/Hastara.id


TAPUT, HASTARA.ID — Kelompok pemuda di Desa Lumbangaraga Kecamatan Pahae Julu menegaskan komitmen dukungan dan siap memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) nomor urut 1, Satika Simamora - Sarlandy Hutabarat. Mereka sebelumnya adalah pendukung Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Deni Parlindungan Lumbantoruan. 

Mewakili rekan-rekannya saat bertemu Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Erik Siregar mengungkapkan mereka kompak menyatukan tekad dukungan terhadap Satika-Sarlandy, dasarnya karena melihat sifat keibuan dan kepedulian Satika Simamora kepada masyarakat terutama terhadap anak-anak dan orang tua. 

"Itulah yang membuat kami yakin kalau Ibu Satika menjadi bupati maka kami para pemuda pasti akan lebih diperhatikan lagi," katanya.

Diungkapkannya, mereka yang hadir hari itu berjumlah 30 orang namun siap menjadi motor penggerak untuk anak-anak muda Pahae Julu lainnya memenangkan pasangan calon Satika-Sarlandy. Apalagi dulunya sebagian dari mereka merupakan pendukung JTP-Dens. 

"Mindset sebagian dari kami justru berubah ketika melihat langsung Ibu Satika berbaur dan bercengkrama dengan masyarakat di Kecamatan Parmonangan. Saat beliau dengan sepenuh hati menyapa anak-anak, orang tua dan para lansia begitu menyentuh sebagai seorang calon pemimpin. Dari situlah kami menilai layak dijadikan pemimpin di Kabupaten Taput karena sifat kasih sayang yang selalu beliau tunjukkan kepada masyarakat. Sekarang kami siap memenangkan Ibu Satika sebagai bupati Taput pada 27 November nanti," ujar Erik. 

Dalam pertemuan di rumah pemenangan Satika-Sarlandy di Sipoholon, Kamis (14/11) malam itu, Nikson Nababan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan kelompok pemuda Pahae Julu terhadap Satika-Sarlandy. 

Menurut Nikson, pilihan para pemuda sudah tepat karena Satika Simamora juga sebelumnya telah banyak berbuat untuk warga Pahae Julu saat mendampingi dirinya sebagai ketua Deskranasda selama dua periode. 

"Harapan saya, semua pemuda dan masyarakat Lumbangaraga, Kecamatan Pahae Julu mendukung paslon nomor urut 1, dan memenangkan Satika - Sarlandy pada 27 November 2024. Kawal terus bilik suara bila perlu fotokan dan videokan bilamana ada ditemukan pelanggaran atau perhitungan surat suara yang tidak sesuai atau dugaan adanya keberpihakan penyelenggara pemilu kepada paslon 02," katanya didampingi sekretaris umum, Dompak Hutasoit. 

Nikson pun meminta para pemuda Lumbangaraga memastikan agar setiap pemilih Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat tidak goyah saat pemilihan di TPS nanti. 

"Jangan mau diberikan janji - janji ataupun iming-iming tidak pasti sebab, kalian sudah lihat dan saksikan saat debat terbuka kandidat lalu, paslon 02 tidak benar akan memberikan Rp10 juta per petani cash and carry. Namun hanya berupa bantuan fasilitas pertanian yang mana hal itu juga sudah saya lakukan saat menjabat bupati," terangnya.  

Terkait penanganan narkoba di Kabupaten Taput, Nikson meragukan keseriusan paslon 02 untuk memberantas peredaran barang haram tersebut. Mengingat saat debat publik yang lalu, paslon 02 malah mengatakan tidak tahu bagaimana memberantas peredaran narkoba di bumi Taput. 

"Saat menjadi kapolres Taput saja narkoba tidak mampu diberantas, padahal narkoba itu sudah menjadi musuh bersama. Untuk itu pilihlah pemimpin yang track recordnya bersih dan tidak pernah bermasalah, sebab tugas kita menjaga anak dan keturunan kita agar Taput tidak dirampas oleh orang-orang yang hanya mencari untung dan merusak keberadaban Kabupaten Taput yang merupakan warisan leluhur kita," tegas mantan bupati Taput periode 2014-2024 ini. 

Nikson juga menyebut, gaya preman dan arogan bukan tipe calon pemimpin yang baik. Apalagi cari muka dihadapan para tokoh untuk pencitraan. 

"Videokan suara yang sah, suara masuk dan sisa surat suara. Pastikan penyelenggara Pemilu seperti KPPS dan petugas TPS netral dan tidak curang. Pastikan agar kalian semua tidak goyang dan memiliki pendirian," pungkasnya. 

Silaturahmi ditutup dengan pernyataan deklarasi dukungan kelompok pemuda Pahae Julu dan foto bersama Ketua Umum Tim Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini