SIMALUNGUN, HASTARA.ID — Dalam kurun waktu 3,5 tahun terakhir, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun telah mengalami kemajuan signifikan. Ini salah satu bentuk komitmen Pemkab Simalungun di bawah komando Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik, mengatakan data menunjukkan bahwa panjang jalan mantap di Simalungun terus meningkat, mencapai 886,6 km pada akhir 2023. Angka ini setara dengan 48,9% dari total panjang jalan di Kabupaten Simalungun dan meningkat sebesar 14,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ini menunjukkan tren positif dan proyeksi menjanjikan dimana perkembangan infrastruktur jalan serta meningkatnya kondisi kemantapan jalan yang cukup signifikan di Kabupaten Simalungun sendiri," ujarnya, Selasa (17/12).
Padahal kata Hotbinson, sementara rata-rata kemantapan jalan di Sumatera Utara mengalami penurunan, Simalungun justru menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dengan tren positif ini, diprediksi pada akhir 2024, kemantapan jalan di Simalungun akan mencapai 967,73 km atau 53,7%. Bahkan, Simalungun berpotensi melampaui rata-rata kemantapan jalan kabupaten di Sumut.
"Jalan yang baik akan meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya.
Tak cuma pembangunan jalan, Pemkab Simalungun juga fokus pada pembangunan jembatan. Sejak awal 2021 hingga 2023, telah dibangun jembatan dengan total panjang 47,24 km. Selain itu, rehabilitasi dan rekonstruksi jalan desa sepanjang 74,33 km juga telah berhasil dilaksanakan.
Lebih lanjut, Hotbinson menyampaikan keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Simalungun tidak terlepas dari peningkatan alokasi dari APBD, pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan, serta kolaborasi yang baik dengan Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bahkan, Simalungun berhasil mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tertinggi untuk infrastruktur jalan di Sumut pada 2024 dan 2025.
"Pencapaian-pencapaian ini semakin menunjukkan kolaborasi dan alokasi anggaran yang mendukung yang telah dilakukan Pemkab Simalungun kepada masyarakat. Sebab pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mewujudkan visi Rakyat Harus Sejahtera," tuturnya.
Pihaknya berharap dengan adanya data dan fakta ini menunjukkan bahwa Simalungun sedang mengalami transformasi positif. Kemajuan infrastruktur yang signifikan ini membuktikan komitmen Pemkab Simalungun dalam membangun daerah yang lebih baik dan sejahtera.
"Harapan ke depan tentunya peningkatan infrastruktur jalan ini dapat tetap dipertahankan atau ditingkatkan lagi sehingga jalan-jalan rusak yang ada di Kabupaten Simalungun lebih cepat teratasi," pungkas Hotbinson. (put)
