-->

SIP-TAKOL dan SI-PIPKu Permudah Insan BPR/S Buat Pelaporan Keuangan

Sebarkan:
Pengurus Perbarindo Sumut diabadikan bersama peserta pelatihan yang terdiri dari direksi, pejabat eksekutif dan staf BPR/S di Provinsi Sumut dan Aceh usai kegiatan yang berlangsung dua hari di Medan. Istimewa/Hastara.id


MEDAN, HASTARA.ID — Direksi, pejabat eksekutif dan staf Bank Perekonomian Rakyat dilatih mengenai Aplikasi Digital Sistem Informasi Pelaksanaan Tata Kelola (SIP-TAKOL) dan Sistem Informasi Pengendalian Internal Pelaporan Keuangan (SI-PIPKu).

Kegiatan ini kembali digagas DPD Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat (Perbarindo) Sumatera Utara pada awal 2025. Pelatihan diselenggarakan dua hari (Rabu-Kamis, 7/8 Januari) di Hotel Grand Central Premiere, Jalan Putri Merak Jingga, Medan. 

Pelatihan Penerapan Tata Kelola dengan Aplikasi Digital SIP-TAKOL untuk Menilai Sendiri (Self Assesment) Pelaksanaan Tata Kelola dan Menyusun serta Menyampaikan Laporan Transparansi Penerapan Tata Kelola BPR. Sedangkan pelatihan Peningkatan Integritas Pelaporan Keuangan Bank dengan Aplikasi Digital SI-PIPKu, berlangsung di hari kedua. 

Fernando A. Siahaan SE MM selaku Creva Business Consulting, bertindak sebagai narasumber untuk pelatihan kali ini. Membuka resmi kegiatan, Marganda Abraham L.Tobing selaku Kepala Sub Bagian Pengawasan Perbankan mewakili Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera Utara.

"OJK mengapresiasi dan berterimakasih kepada Perbarindo yang secara konsisten melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi SDM terutama dengan adanya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang baru," kata Marganda dalam sambutannya.

Marganda mengatakan, POJK yang baru terkait tata kelola dan integritas pelaporan keuangan adalah hal yang sangat penting. Tata kelola yang baik menurutnya akan menghasilkan kinerja yang baik juga. 

"Laporan keuangan merupakan cerminan kinerja BPR sehingga integritas pelaporan keuangan menjadi sangat penting. Secara umum kinerja BPR/S di Sumatera Utara pada tahun 2024 mengalami pertumbuhan yang cukup baik," ujar Marganda.

Permudah 

Ketua DPD Perbarindo Sumut, Hardey Sabar MT Silaban, menyampaikan pelatihan hari pertama diikuti 37 BPR dari Sumut dan Aceh dengan total peserta sebanyak 47 orang termasuk 6 orang direksi. Sedangkan di hari kedua diikuti 22 BPR dari Sumut dan Aceh dengan total peserta sebanyak 30 orang termasuk 6 orang direksi.

Sekretaris Perbarindo Sumut, Mery Sulianty H Sitanggang, menyampaikan pelatihan ini diadakan sehubungan dengan ketentuan baru dari OJK dan ketentuan baru tersebut akan diterapkan secara konsisten ke depannya.

"Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi akan mempermudah BPR untuk menyampaikan laporan mandatory ONE CLICK TO APOLLO NO ERRORS (tanpa kesalahan). Hal ini sejalan dengan visi OJK dalam melaksanakan transformasi digital di bidang pelaporan BPR/S," ujar Mery.

Turut hadir pada saat pembukaan pelatihan pengurus DPD Perbarindo Sumut antara lain Hisar Sitanggang, Adi Junianto, Hamonangan J. Gultom dan Mateus Manik. (rel/has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini