![]() |
| Kondisi infrastruktur di Kecamatan Medan Marelan mulai menunjukkan hasil menggembirakan sejak dikebut pengerjaannya oleh Dinas SDABMBK. Istimewa/hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan banjir di Kecamatan Medan Marelan. Pembenahan infrastruktur langsung dikebut sejak Ramadan dan kini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Pantauan di lapangan menunjukkan para pekerja bekerja tanpa kenal waktu—siang dan malam—untuk mempercepat proses pembetonan jalan dan perbaikan drainase. Salah satu titik yang telah rampung adalah Jalan Sepakat, Gang Pertama, Lingkungan 7, Kelurahan Rengas Pulau.
Plt Kepala Dinas SDABMBK, Gibson Panjaitan, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
“Sudah dibeton dan sudah selesai. Sekarang kami lanjut ke titik-titik lainnya yang sudah ditinjau sebelumnya bersama pak wali,” ujarnya, Kamis (10/4/2025).
Menurut Gibson, perbaikan jalan ini tak sekadar untuk memperlancar lalulintas tapi juga sebagai solusi mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
"Segala perbaikan yang dilakukan adalah demi masyarakat. Kami ingin mereka benar-benar merasakan manfaat pembangunan ini," katanya.
Kabar baik ini pun disambut antusias oleh warga. Tak sedikit yang mengaku kini lebih mudah beraktivitas, terutama saat hendak beribadah ke masjid.
“Alhamdulillah direspon cepat. Jalan kami sekarang bagus. Ke masjid pun gak becek-becek lagi,” ucap seorang warga penuh syukur.
Wali Kota Medan, Rico Waas, sebelumnya memang telah menunjukkan komitmen serius terhadap keluhan warga Marelan. Pada 20 Maret lalu, ia meninjau langsung tiga titik rawan banjir dan jalan rusak yaitu Jalan Sepakat – Gang Pertama, Jalan Paluh Nibung – Gang Musholla, dan Jalan Swadaya – Gang Sidodadi.
Dalam kunjungan itu, Rico tampak akrab dan terbuka mendengarkan curahan hati warga.
“Pak wali, tolong ya, jelek kali jalan di rumah kami ini, pak. Air pun tergenang,” pinta seorang ibu paro baya yang disambut anggukan penuh empati dari wali kota.
Langkah cepat dan kepedulian ini membuat warga Medan Marelan kembali percaya bahwa keluhan mereka tak sekadar didengar, tapi benar-benar ditindaklanjuti. (has)
