Kakek Muhammad Yatim, atau yang akrab disapa Amat Yatim, kehilangan satu-satunya alat transportasi yang biasa digunakannya untuk mencari nafkah. Dalam kunjungannya, Gidion didampingi jajaran Polrestabes Medan dan membawa paket bantuan sembako untuk meringankan beban ekonomi korban.
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan bantuan kepada korban yang sedang mengalami musibah,” ujar Gidion.
Gidion juga berjanji akan menindaklanjuti laporan korban dan segera memburu pelaku kejahatan tersebut.
“Korban telah membuat laporan resmi. Kami akan melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya sampai tertangkap,” tegasnya.
Menurut Gidion, tindakan kriminal terhadap warga kecil seperti ini tidak bisa ditoleransi dan menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kejahatan seperti ini sangat menyakitkan, terutama karena menimpa warga yang sedang berjuang menghidupi keluarganya. Polrestabes Medan akan memprioritaskan patroli untuk melindungi masyarakat kecil,” tambahnya.
Amat Yatimpada Sabtu (31/5/2025) siang, sebelumnya menjadi korban penipuan dan pencurian di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Pelaku berpura-pura menjadi penumpang sebelum akhirnya membawa kabur betor milik korban yang bernomor polisi BK 1588 PO. (has)