-->

Model Bisnis Pengepul Kelapa Sawit KMP Kelapa Sebatang Sangat Potensial

Sebarkan:

 

Gubernur Sumut Bobby Nasution, didampingi Bupati Labura Hendriyanto Sitorus dan sejumlah OPD meninjau Koperasi Merah Putih di Desa Kelapa Sebatang, Kecamatan Kualuh Leidong, Rabu (24/9/2025). Diskominfo Sumut/Hastara.id

LABURA, HASTARA.ID — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kelapa Sebatang, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menjalankan model bisnis yang potensial. Koperasi Merah Putih (KMP) ini jalankan bisnis pengepul sawit masyarakat yang kemudian dijual ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Menurut Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, bisnis ini potensial melihat banyak masyarakat yang menjadi petani sawit di sekitar Kelapa Sebatang. Selain itu juga membantu petani mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun mereka.

“Mereka (Koperasi Desa Merah Putih Kepala Sebatang) menjadi pengepul kelapa sawit, mengambil dari masyarakat dan dijual lagi Ramp (Rumah Agribisnis) ini inovasi bisnis yang potensial,” katanya usai meninjau Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang, Labura, Rabu (24/8).

KMP Kelapa Sebatang selanjutnya akan membeli truk untuk memperlancar bisnisnya. Selama ini, mereka masih menyewa truk untuk mengangkut TBS masyarakat sehingga cost operasional masih tinggi.

“Mereka selanjutnya mau beli truk karena selama ini masih nyewa, jadi costnya masih cukup tinggi. Kita coba hubungkan ke Himbara, mudah-mudahan bisa mendapatkan modal tambahan sehingga usahanya lebih lancar,” ungkap Bobby. 

Ia juga mendorong agar tujuh model bisnis KMP bisa berjalan di Sumut sesuai potensi daerah masing-masing. Pemprov Sumut akan mendorong hal ini satu bulan ke depan.

“Satu bulan ke depan kita harap tujuh item tersebut sudah terlaksana semua di Sumut, target kita bulan depan itu 886 koperasi,” kata Bobby. 

Turut hadir Bupati Labura Hendriyanto Sitorus, sejumlah pejabat Pemprovsu seperti Kadis PUPR Hendra Siregar, Kadis Koperasi dan UKM Naslindo Sirait, Kadis Kominfo Erwin Harahap, Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga, Kadis Kesehatan Faisal Hasrimy dan OPD terkait lainnya. (rel/has)

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini