-->

Tinjau Jembatan Gantung Rusak Parah di Medan Deli, Rico Waas Perintahkan Penguatan Darurat

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan, Rico Waas meninjau jembatan gantung yang rusak parah pasca diterjang banjir besar di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Selasa, 16 Desember 2025. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Menindaklanjuti keluhan warga, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung kondisi jembatan gantung di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, yang rusak parah akibat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu, Selasa (16/12/2025).

Peninjauan dilakukan di tengah rintik hujan. Rico Waas bersama anggota DPRD Kota Medan dr Faisal Arbie melihat langsung kondisi jembatan yang dinilai membahayakan keselamatan warga karena mengalami kerusakan serius dan tidak lagi laik digunakan sebagai akses aktivitas sehari-hari.

Rico Waas mengungkapkan, laporan terkait jembatan tersebut diterimanya dari masyarakat pada malam sebelumnya. Ia pun langsung meminta jajaran kewilayahan untuk melakukan pengecekan.

“Tadi malam saya dapat laporan dari masyarakat mengenai kondisi jembatan ini. Saya minta kewilayahan untuk mengecek, lalu saya bilang kalau bisa langsung ditinjau saja. Makanya pagi ini saya kemari, dan ternyata memang sudah tidak bisa dipakai,” ujarnya. 

Melihat kondisi yang dinilai sangat berisiko, Rico langsung menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan langkah preventif guna mencegah kerusakan bertambah parah.

“Kita lakukan tindakan preventif dengan pengecoran sebagai penguatan sementara supaya tidak makin roboh,” katanya didampingi pimpinan perangkat daerah terkait dan Camat Medan Deli, Indra Utama.

Menurut Rico, pengecoran darurat tersebut direncanakan mulai dilakukan pada Rabu (17/12), sambil menunggu persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk perbaikan menyeluruh pada 2026.

“Mudah-mudahan di tahun 2026 perbaikan secara menyeluruh sudah bisa dilakukan,” harapnya.

Selain meninjau jembatan, Rico Waas juga mendengarkan aspirasi warga terkait persoalan drainase di kawasan tersebut. Ia menegaskan penanganan drainase harus dipetakan secara matang dan memperhatikan alur air agar tidak menimbulkan persoalan baru dengan wilayah lain.

“Intinya penanganan drainase ini harus dipetakan dengan baik, dan masyarakat juga memahami cara kerja air itu sendiri. Jangan sampai nanti dibuat, tapi justru berkonflik dengan daerah lain. Nanti kita kerjakan bersama-sama,” tegasnya.

Kondisi jembatan gantung Kota Bangun di Kecamatan Medan Deli akan dibangun permanen pada tahun anggaran 2026. Istimewa/Hastara.id

Perbaikan Permanen

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan, memastikan perbaikan permanen jembatan gantung Kota Bangun akan dilaksanakan pada tahun 2026. 

Mengingat jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga sekitar, pihaknya akan segera melakukan penguatan sementara sesuai arahan wali kota.

“Warga meminta agar aktivitas mereka tetap bisa berjalan. Karena itu kita lakukan pengecoran sementara, sambil menunggu tahun depan dilakukan perbaikan secara menyeluruh,” ujar Gibson. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini