![]() |
| Petugas Rutan Klas IA Medan mem-BAP seorang pengunjung yang kedapatan menyelundupkan ponsel ketika masuk ke lingkungan rutan pada Kamis, 22 Januari 2026. Istimewa/Hastara.id |
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari ketelitian dan kewaspadaan petugas layanan kunjungan dalam menjalankan pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung sesuai prosedur pengamanan yang berlaku.
Berbagai cara dilakukan oknum pengunjung untuk menyelundupkan barang terlarang tersebut. Modus yang digunakan terbilang ekstrem, mulai dari mengikat HP di bagian kaki, menyembunyikannya di dalam bungkus nasi dan tisu, hingga menyelipkannya di area sensitif tubuh. Namun, seluruh upaya itu berhasil digagalkan berkat profesionalisme petugas.
Salah satu kasus terungkap pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Seorang pengunjung berinisial SR yang datang untuk melakukan kunjungan awalnya mengikuti seluruh tahapan prosedur, mulai dari pengambilan nomor antrean, pengisian formulir di loket, hingga pemeriksaan barang bawaan dan penggeledahan badan.
Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan satu unit handphone Android putih yang disembunyikan di dalam kantong kecil pada tas milik SR. Barang bukti langsung diamankan, sementara yang bersangkutan dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, mengapresiasi kinerja petugas layanan kunjungan yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab dan kewaspadaan tinggi.
Ia menegaskan, komitmen Zero Ponsel di lingkungan Rutan Klas IA Medan akan terus diperkuat sebagai langkah nyata menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas.
“Secara keseluruhan, enam unit handphone berhasil digagalkan dari upaya penyelundupan dalam tiga bulan terakhir. Ini menjadi bukti kesigapan petugas sekaligus peringatan tegas bagi masyarakat agar tidak mencoba melakukan pelanggaran hukum saat berkunjung ke rutan,” ujar Andi Surya kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Pihak Rutan Klas IA Medan menegaskan akan terus memperketat pengawasan serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dan bersih dari peredaran barang-barang terlarang. (rel)
