-->

Normalisasi Drainase di Yos Sudarso dan Halat, Truk Sedot Lumpur Turun Angkat Sedimen dan Sampah

Sebarkan:

 

Gabungan Tim Drainase UPT Wilayah Barat Dinas SDABMBK Kota Medan tampak berjibaku menormalisasi aliran drainase di Jalan K.L. Yos Sudarso, Medan, Kamis (23/1/2026). Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Upaya mengurangi risiko banjir terus dilakukan Pemerintah Kota Medan. Salah satunya melalui kegiatan normalisasi drainase lanjutan di Jalan K.L Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Kamis (22/1) dan di Jalan Halat pada Jumat, 23 Januari 2026. 

Kegiatan ini dilakukan gabungan Tim Drainase UPT Wilayah Barat Dinas SDABMBK Kota Medan, guna memastikan saluran air kembali berfungsi maksimal, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Pantauan di lokasi, petugas menurunkan truk sedot lumpur untuk melakukan penyedotan sedimen padat yang selama ini menumpuk di dalam saluran. Dampak sedimen membuat volume drainase mengecil, sehingga aliran air tidak optimal 

"Proses normalisasi dilakukan dengan menyedot endapan lumpur, mengangkat sedimen, hingga membersihkan tumpukan sampah yang menghambat aliran air," kata Pelaksana Tugas Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Jumat (23/1/2026). 

Menurutnya, di lapangan petugas masih menemukan banyak sampah bercampur sedimen padat yang menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase. Setelah pengerjaan dilakukan, kondisi saluran air di lokasi tersebut perlahan kembali lancar dan dapat berfungsi lebih optimal.

Normalisasi drainase bukan hanya soal pengerukan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persoalan banjir di perkotaan tidak bisa diselesaikan pemerintah saja. Dinas SDABMBK Kota Medan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga saluran air tetap bersih.

"Ke masyarakat ayolah sama-sama kita jaga kebersihan drainasenya, karena terdampak langsung kita juga. Kita butuh peran dan kesadaran bersama masyarakat," kata Gibson Panjaitan. 

Warga diimbau untuk tidak membuang sampah ke drainase maupun sungai, karena kebiasaan tersebut akan kembali memicu penyumbatan dan berujung pada genangan, bahkan banjir.

“Mari bantu Pemerintah Kota Medan dalam mensukseskan penanganan banjir Kota Medan dengan tidak membuang sampah ke drainase dan sungai,” ujarnya. 

Pemko Medan juga menjalankan program peningkatan infrastruktur untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kota. Salah satunya melalui kegiatan normalisasi drainase yang dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Jalan Halat, Kecamatan Medan Area.

Melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), pengerjaan normalisasi di Jalan Halat hingga saat ini telah dilakukan sepanjang 14 meter.

"Di Halat volume sedimen yang berhasil diangkat mencapai 15 meter kubik, yang sebelumnya berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan," kata Gibson. 

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Pemko Medan berharap aliran air kembali lancar, risiko banjir dapat ditekan, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Razali warga Medan Area mengatakan, ada beberapa titik di sekitar Halat yang perlu perbaikan drainase, selama ini juga telah banyak lahan resapan yang berubah jadi bangunan. Begitu juga bangunan-bangunan usaha yang menutup drainase. 

"Harapannya semua titik terus berjalan diperbaiki paritnya, rutin diketuk karena drainase yang banyak sudah menumpuk sedimen tanah dan sampah," pungkasnya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini