Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, event Ramadhan Fair XX menelan anggaran sebesar Rp2.941.638.900. Persiapan untuk event tersebut saat ini tengah berlangsung. Tenda besar tampak sudah berdiri tegak di sepanjang Jalan Masjid Raya sampai simpang Jalan Brigjend Katamso atau depan Istana Maimun. Begitu juga dengan stand-stand pelaku UMKM di kedua sisi jalan, mulai dipasang dengan rapi dan sejajar.
Waktu pelaksanaan akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026. Partisipan event ini melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM yang akan mengisi gerai kuliner dan kriya.
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menargetkan acara ini untuk mendorong kebangkitan ekonomi lokal dan memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira, membenarkan perihal total anggaran pelaksanaan Ramadhan Fair tahun ini. Perihal item kegiatan, disebutnya sudah ada pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).
"Ya (sekitar Rp 2,9 miliar) sudah ada di SiRUP," ujarnya menjawab wartawan, Selasa (23/2).
Andi Yudhistira menjelaskan Ramadan Fair XX akan menghadirkan stand bazar kuliner UMKM dan bazar kriya dari 21 kecamatan. Stand kriya tersebut akan memperebutkan Piala Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin.
"Kegiatan juga akan turut diisi dengan peringatan Nuzulul Qur'an, tausiah Ramadan, buka puasa bersama anak yatim dan duafa, serta berbagai kompetisi religi seperti pildacil, tahfiz surat pendek, dan lomba azan," tuturnya. (has)
