-->

Jhon Lase Akui Trek Lari Lapangan Merdeka Bermasalah Sejak Awal Pemasangan

Sebarkan:

 

Kadis Perkim Cikataru Medan, Jhon Ester Lase (paling kanan) mendampingi Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap saat melihat langsung progres revitalisasi Lapangan Merdeka Medan pada 14 Januari 2026. Istimewa/Hastara.id 
MEDAN, HASTARA.ID — Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase, mengakui kondisi trek lari Lapangan Merdeka kembali rusak. Pemasangan bahan untuk trek lari pada pusat ikonik di Kota Medan tersebut, kata dia, sudah bermasalah sejak awal. 

"Jogging track yang ada saat ini sudah bermasalah sejak awal pemasangan. Sedangkan perbaikan yang dilakukan bersifat parsial-parsial," ujarnya menjawab Hastara.id, Senin, 9 Februari 2026. 

Oleh sebab itu, imbuh Jhon Lase, perbaikan yang dilakukan saat ini akan bersifat menyeluruh, dan diharapkan akan lebih awet dibandingkan sebelumnya. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat

"Pekerjaan perbaikan ini merupakan bagian dari pemeliharaan pekerjaan tahap II, sehingga masih menjadi tanggungjawab pelaksana (proyek)," katanya. 

Mengenai alat-alat olahraga yang sudah terpasang namun masih dibungkus plastik, disebut Jhon Lase, dikarenakan belum serah terima dengan pihak pelaksana pekerjaan tahap III. 

"Pelaksanaan serah terima tersebut direncanakan pada pertengahan Februari ini," ungkapnya. 

Pihaknya juga optimistis bahwa revitalisasi akan rampung seluruhnya sebagaimana yang disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap pada 10 Februari besok. Statemen tersebut diutarakan Zakiyuddin saat meninjau progres pembangunan Lapangan Merdeka Medan pada Januari 2026. 

"Ya, optimis kita selesaikan, walaupun tanggal kontrak berakhir 16 Febuari 2026," pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui bahwa trek lari Lapangan Merdeka Medan kembali ditutup lantaran rusak dan terkelupas. Amatan di lokasi pada Sabtu (7/2), ambal trek lari terkelupas di beberapa titik dan ditumpuk di tepi jalur.

Karena kerusakan ini, trek lari tampak ditutup kembali dengan tali berwarna kuning-hitam. Terdapat poster kertas berwarna putih dengan informasi bertuliskan "Maaf!!! jogging track ditutup sementara sedang ada perbaikan," yang ditempel di atas tali pembatas tersebut di beberapa sisi lapangan.

Ratusan warga tampak tetap menggunakan bagian luar jalur untuk jalan dan berlari. Beberapa di antaranya juga berswafoto di depan tali pembatas.

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan menelan anggaran sebesar Rp 497 miliar dengan sistem tahun jamak (multiyears) sejak 2022 hingga 2024. Pada 2025, Pemko Medan kembali menganggarkan sebesar Rp78,5 miliar untuk sarana dan prasarana pendukung lapangan. Namun, pengerjaan proyek terlambat hingga 2026 lantaran beberapa kendala di antaranya banjir yang terjadi pada November 2025 dan beberapa barang yang harus diimpor dari luar negeri. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini