![]() |
| Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga (tengah) didampingi Bendahara Dewi Fitriana serta sejumlah pengurus teras lainnya saat konferensi pers pada Rabu, 25 Februari 2026. Hasby/Hastara.id |
Ketua DPW PKB Sumut, Ashari Tambunan melalui Sekretaris Zeira Salim Ritonga, mengatakan Muscab serentak menjadi momentum konsolidasi total partai hingga ke akar rumput. Penataan dilakukan bersamaan agar soliditas dan kekuatan mesin politik di tingkat kabupaten/kota semakin terstruktur dan efektif.
“Untuk tingkat provinsi itu DPW, sedangkan di kabupaten/kota namanya DPC. Di Sumatera Utara ada 33 cabang yang akan mengikuti Muscab serentak,” ujar Zeira di Kantor PKB Sumut, Jalan Walikota Nomor 3, Medan, Rabu (25/2).
Menurutnya, proses penjaringan bakal calon ketua DPC telah dibuka dan berlangsung hingga 8 Maret mendatang. DPW memberi kesempatan seluas-luasnya, tidak hanya bagi kader internal, tetapi juga tokoh eksternal yang ingin bergabung dan memimpin DPC PKB di daerah masing-masing.
“Siapa pun yang punya semangat membesarkan PKB, kami persilakan mendaftar. Tidak kami batasi latar belakangnya, yang penting mau berjuang bersama PKB,” tegasnya didampingi bendahara Dewi Fitriana.
Setelah masa pendaftaran ditutup, pihaknya akan menetapkan bakal calon ketua DPC. Tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan Muscab di masing-masing kabupaten/kota untuk mengesahkan bakal calon menjadi calon ketua DPC.
Zeira menyebut, proses penjaringan akan dipetakan oleh Tim 5 yang dibentuk DPW atas mandat DPP PKB. Tim tersebut diketuai Muniruddin Ritonga sebagai koordinator, bersama sejumlah anggota yang bertugas menilai serta memetakan kapasitas para pendaftar. Dalam forum Muscab, peserta yang memiliki hak suara adalah pengurus PAC (Pengurus Anak Cabang) di tingkat kecamatan. Kehadiran minimal dua pertiga PAC menjadi syarat sahnya forum untuk menetapkan calon Ketua DPC.
Calon yang ditetapkan melalui Muscab selanjutnya wajib mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Tahap pertama dilakukan oleh DPW dan bersifat opsional menyesuaikan ketersediaan waktu, sedangkan tahap kedua bersifat wajib dan dilaksanakan langsung oleh DPP PKB.
“Uji kelayakan oleh DPP akan melibatkan pihak eksternal seperti praktisi, konsultan, hingga psikolog untuk menguji kapasitas dan kepemimpinan calon ketua DPC,” ujar Zeira Salim.
Hasil seluruh tahapan tersebut akan bermuara pada penetapan ketua DPC definitif periode 2026–2031. Ketua terpilih nantinya bersama DPW bertindak sebagai formatur untuk menyusun kepengurusan lengkap hingga tingkat PAC, bahkan sampai ke ranting di desa dan kelurahan.
Zeira menegaskan, Muscab serentak ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat struktur PKB di Sumut menjelang agenda politik ke depan.
“Ini menjadi titik awal konsolidasi menyeluruh di 33 daerah. Kami membuka peluang sebesar-besarnya bagi siapa pun yang siap membesarkan PKB,” pungkas Anggota DPRD Sumut Dapil Labuhanbatu Raya tersebut. (has)
