![]() |
| Bupati Taput JTP Hutabarat didampingi pimpinan OPD sampaikan program strategis dalam kunker ke Wamensos RI di Kantor Kemensos RI, Jakarta, Selasa, 21/4/2026. Diskominfo Taput/Hastara.id |
Pertemuan tersebut menitikberatkan pada penguatan perlindungan sosial serta percepatan penanganan dampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara. Dalam forum itu, Bupati JTP menilai dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial, masih perlu diperluas agar menjangkau lebih banyak masyarakat rentan di daerahnya.
Sejumlah usulan strategis disampaikan, di antaranya penambahan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga kurang mampu, pengembangan program Sekolah Rakyat di Desa Pariksabungan dengan luas lahan sekitar 15 hektare, serta pembentukan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) untuk mempercepat layanan sosial di tingkat lokal.
Menurut JTP, peningkatan kuota PBI menjadi kebutuhan mendesak seiring masih tingginya jumlah warga yang belum terakomodasi dalam jaminan kesehatan. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Puskesos juga menjadi kunci untuk mempercepat pelayanan dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran,” ujarnya.
Selain menyampaikan usulan, JTP juga mengapresiasi peran Kementerian Sosial dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Taput dalam beberapa waktu terakhir. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin diperkuat, khususnya dalam mitigasi dan pemulihan pascabencana.
Pihaknya, ujar dia, akan terus proaktif melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan berbagai program perlindungan sosial dapat hadir secara konkret untuk masyarakat.
“Komitmen kami jelas, memastikan masyarakat Taput mendapatkan perlindungan sosial dan layanan dasar yang layak demi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan,” ucapnya. (os)
