TAPUT, HASTARA.ID — Penantian masyarakat Desa Hutagalung Siualuompu dan sekitarnya terhadap akses transportasi yang lebih layak akhirnya terwujud. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendi Antariksa bersama Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat meresmikan Jembatan Wiradharma Aek Haidupan–Siualuompu di Desa Hutagalung Siualuompu, Kecamatan Tarutung, Kamis (4/6/2026).
Peresmian jembatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, TNI Angkatan Darat, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Medan, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Turut hadir Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Bupati Humbang Hasundutan Oloan Nababan, unsur Forkopimda Taput, anggota DPRD, pimpinan OPD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendi Antariksa menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses transportasi yang memadai.
“Jalan dan jembatan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan wilayah,” ujarnya.
Bupati Taput JTP Hutabarat menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Menurutnya, proyek tersebut merupakan contoh nyata kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab kebutuhan publik.
Pada APBD TA. 2026, Pemkab Taput mengalokasikan anggaran sebesar Rp475 juta untuk pembangunan pondasi atau bangunan bawah jembatan. Sementara konstruksi atas berupa jembatan Bailey dikerjakan oleh TNI AD, sedangkan pemasangan bronjong dilakukan BWSS II Medan.
JTP memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Kodim 0210/Tapanuli Utara yang terlibat langsung dalam proses pembangunan.
“Kehadiran TNI dalam pembangunan ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata JTP.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BWSS II Medan atas dukungan pembangunan bronjong serta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang kembali mengalokasikan anggaran lanjutan untuk penguatan bronjong jembatan pada tahun ini.
Tak berhenti pada pembangunan jembatan, Pemkab Taput berkomitmen melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan dari ujung jembatan menuju Desa Simamora. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Karenanya JTP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun sebagai aset strategis daerah.
“Semoga jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi penghubung antara harapan dan kenyataan, antara potensi dan kesempatan, menuju kehidupan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Usai peresmian, Pangdam I/BB bersama Bupati Taput dan para undangan turut menyerahkan tali asih berupa paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga sekitar. (os)
