![]() |
| Meningkatnya jumlah penumpang juga dapat menjadi gambaran semakin aktifnya mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di Sumatera Utara saat menggunakan kereta api. (Hastara.id/ Istimewa) |
PEMATANGSIANTAR, HASTARA.ID — Kereta api tidak hanya menjadi sarana perpindahan masyarakat dari satu daerah ke daerah lain. Meningkatnya jumlah penumpang juga dapat menjadi gambaran semakin aktifnya mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di Sumatera Utara.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat 1.857.059 pelanggan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.773.706 pelanggan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, melihat peningkatan tersebut berjalan seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat ekonomi daerah itu tumbuh 5,06 persen secara year on year pada triwulan II 2026.
“Pertumbuhan volume penumpang kereta api terjadi di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Sumatera Utara,” kata Anwar.
Menurutnya, perjalanan menggunakan kereta api tidak semata berkaitan dengan kebutuhan transportasi. Mobilitas tersebut mencakup perjalanan bisnis, perdagangan, pendidikan hingga pariwisata. Ketika jumlah perjalanan meningkat, sektor lain turut menerima dampaknya.
“Setiap perjalanan turut menciptakan efek pengganda bagi perekonomian daerah, karena pergerakan pelanggan juga mendorong kebutuhan terhadap transportasi lanjutan, konsumsi makanan, akomodasi, pariwisata, serta berbagai transaksi ekonomi lainnya,” ujarnya.
Tren tersebut semakin terlihat pada Agustus 2026. Jumlah pelanggan mencapai 226.662 orang, naik 11 persen dibandingkan Agustus 2025 sebanyak 203.391 pelanggan.
KAI mencatat pengoperasian KA Sribilah Fakultatif saat libur panjang serta promo diskon tiket 17 persen turut mendorong peningkatan tersebut.
Anwar menegaskan KAI akan terus memperkuat layanan angkutan massal yang aman, nyaman dan terintegrasi untuk mendukung mobilitas sekaligus pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. (Tra)
