-->

Rico Waas Mulai Kebut Pemasangan 1.000 LPJU, Medan Menuju Bebas Gelap

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meletakkan batu pertama pembangunan LPJU di Gang Amaliyah, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (1/10/2026). Pemko Medan menargetkan 1.000 titik LPJU rampung sebelum pertengahan Desember 2026. Hasby/Hastara.id 
MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memasang target ketat untuk program penambahan 1.000 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di berbagai wilayah Kota Medan. Seluruh titik ditargetkan rampung sebelum pertengahan Desember 2026.

Program tersebut resmi dimulai di Gang Amaliyah, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (1/10/2026). Dari 1.000 titik yang diprogramkan tahun ini, sebanyak 183 titik dialokasikan untuk tiga kecamatan di kawasan Medan Utara dan Belawan, yakni Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan.

“Hari ini kita memulai program penambahan LPJU sebanyak 1.000 titik untuk seluruh wilayah Kota Medan. Untuk wilayah satu ini ada 183 titik untuk tiga kecamatan di Medan bagian Utara dan juga Belawan,” kata Rico kepada wartawan usai peletakan batu pertama pembangunan LPJU.

Khusus di Gang Amaliyah, Pemko Medan akan memasang 10 titik LPJU dengan ketinggian tiang sekitar tujuh meter. Pemasangan tersebut menyasar kawasan yang selama ini minim penerangan, bahkan di sejumlah lokasi belum memiliki fasilitas lampu jalan dari pemerintah.

Rico menegaskan, kebutuhan penerangan jalan di Medan masih cukup besar. Karena itu, program tersebut tidak sekadar menambah jumlah lampu, tetapi diharapkan membuat kawasan permukiman dan jalan lingkungan lebih aman serta nyaman pada malam hari.

“LPJU ini dibutuhkan masyarakat karena masih banyak jalan yang bukan saja kurang penerangannya, tetapi sebelumnya memang belum ada lampu. Ini kita benahi agar daerah-daerah semakin terang,” tegasnya.

Di hadapan jajaran Dinas Perhubungan Kota Medan, Rico meminta target 1.000 titik tersebut tidak molor.

“Target 1.000 titik ini harus tercapai dan harus segera diselesaikan. Untuk 1.000 LPJU tahun ini, sebelum pertengahan Desember sudah selesai seluruhnya,” ujar politisi muda Partai NasDem ini. 

Sejumlah guru dan pelajar madrasah menyampaikan aspirasi untuk perbaikan sekolah mereka, dan langsung direspons dengan hangat oleh Wali Kota Rico Waas. Hasby/Hastara.id 

Banjir Gang Amaliyah Ikut Dibedah

Kunjungan Rico ke Gang Amaliyah tidak hanya membahas persoalan penerangan. Warga juga menyampaikan keluhan lain yang tak kalah mendesak, yakni genangan dan banjir yang kerap terjadi ketika hujan turun.

Rico menyebut kondisi tersebut dipengaruhi posisi badan jalan di dalam gang yang lebih rendah dibandingkan jalan utama di depannya.

“Kami juga menerima laporan di Gang Amaliyah ini sering terjadi genangan maupun banjir. Kalau kita lihat, ketinggian jalan di depan cukup lebih tinggi dibandingkan Gang Amaliyah,” katanya.

Pemko Medan, lanjut Rico, telah memasukkan persoalan tersebut dalam perencanaan penanganan kawasan. Jalan di Gang Amaliyah direncanakan ditingkatkan dengan konstruksi beton, sementara drainase juga akan dibenahi.

“Jalan ini juga akan dibeton. Drainasenya kita perbaiki sehingga bisa mengurangi dampak banjir,” ujarnya.

Artinya, pembenahan Gang Amaliyah tidak berhenti pada pemasangan LPJU. Pemko Medan juga berencana menangani persoalan jalan dan drainase yang selama ini menjadi keluhan warga.

Lampu Swadaya Tetap Dipertahankan

Rico juga memastikan keberadaan lampu yang sebelumnya dipasang secara swadaya oleh masyarakat tidak akan dicabut.

“Kalau lampu yang sudah ada itu merupakan swadaya masyarakat. Kalau yang ini memang program dari Pemerintah Kota Medan,” ucapnya. 

Program 1.000 LPJU tahun ini merupakan tahap awal. Pemko Medan menyiapkan target yang lebih besar pada 2027 dengan rencana penambahan 5.000 titik LPJU.

“Untuk tahun depan kita tambah 5.000 pemasangan LPJU. Ini bagian dari target kita agar kebutuhan penerangan di seluruh wilayah Kota Medan bisa semakin terpenuhi,” pungkas Rico.

Dalam kegiatan tersebut, Rico didampingi Kadishub Medan Irsan Idris Nasution, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, Kadis Perkimcitaru Jhon Ester Lase, tim pelaksana, Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan serta tokoh masyarakat.

Rico juga menerima aspirasi terkait kondisi sebuah madrasah yang membutuhkan perbaikan, khususnya pada bagian atap. Pemko Medan menyatakan akan menindaklanjuti pengajuan bantuan rehabilitasi melalui program yang tersedia. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini