"Ada dua alat berat dan beberapa unit truk diturunkan Pak Gus Irawan dan Pak Jafar Syahbuddin ke lokasi bencana. Hingga kini masih beroperasi membantu pemulihan kondisi pasca bencana di lapangan," kata Edison Rambe mewakili Tim BAGUSI Tapsel, Sabtu (28/12).
Dijelaskan, sehari pascabanjir di Tantom Angkola, Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin menurunkan dua alat berat berupa loader dan beko besar serta lima unit truk. Keberadaannya sangat membantu, khususnya pada pembersihan kayu dan batu besar yang dibawa banjir, serta lumpur dan sampah yang menumpuk mengendap di pemukiman warga.
Kemudian pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel terpilih itu memerintahkan Edison Rambe sebagai perwakilannya di lapangan. Bertugas untuk terus berada di lapangan serta bertanggungjawab agar peralatan terus beroperasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan dapat terpenuhi.
"Ini sudah masuk hari ke-10 kami beroperasi di lapangan. Pak Gus dan Pak Jafar perintahkan kami agar dua alat berat ini tetap beroperasi sampai kondisi pascabanjir benar-benar pulih," sebut mantan anggota DPRD Tapsel dari Partai Golkar tersebut.
Sebelumnya, sebut Edison, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel terpilih itu juga telah menyerahkan bantuan berupa sembako dan selimut serta tenda kepada para korban banjir yang saat itu diwakili Jafar Syahbudin Ritonga.
Banjir bandang di Tantom Angkola ini paling banyak berdampak terhadap warga Desa Kota Tua dan Simaninggir. Sepuluh rumah rusak total, 20 rusak parah dan 209 terdampak material banjir berupa kayu, batu dan timbunan tanah pasir.
Membantu pemulihan wilayah itu, Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin menurunkan satu loader, satu beko dan beberapa unit truk. Ada juga bantuan dari BPBD Tapsel berupa dua beko kecil, satu beko besar dan dan empat truk. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) membantu satu long arm, Toba Pulp Lestari (TPL) dua beko capit. (man)