![]() |
Wali Kota Medan Rico Waas dan jajaran BPKP Sumut diabadikan bersama usai beraudiensi pada Senin (10/3). Diskominfo Medan/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmennya untuk membangun kota dengan prinsip efisiensi dan transparansi.
Dalam pertemuannya dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumut, Rico menekankan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumut, Farid Firman, beserta rombongan di Balai Kota Medan, Senin (10/3/2025). Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi antara Pemko Medan dan BPKP Sumut demi pembangunan yang lebih transparan, efisien, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Komitmen Efisiensi
Rico Waas menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan pembangunan. Sebaliknya, ia ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
"Kami ingin pembangunan di Medan berjalan cepat, tetapi tetap sesuai dengan aturan. Oleh karena itu, kami butuh dukungan BPKP agar dapat bekerja lebih efisien, sehingga setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, sinergi dengan BPKP Sumut akan sangat membantu dalam mengidentifikasi peluang efisiensi anggaran tanpa mengorbankan kualitas pembangunan.
Siap Mengawal
Menanggapi hal ini, Kepala Perwakilan BPKP Sumut, Farid Firman, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung visi dan program Pemko Medan. Ia menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.
"Kami di BPKP siap mendukung setiap program prioritas wali Kota Medan. Kami akan memberikan masukan dan pendampingan agar anggaran yang ada dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Setiap rupiah yang digunakan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya koordinasi yang erat antara Pemko Medan dan BPKP Sumut, diharapkan pembangunan di Kota Medan dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Sinergi ini bukan hanya soal anggaran, tetapi bagaimana memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan membawa kesejahteraan bagi warga Medan," tuturnya.
Ke depan, Pemko Medan dan BPKP Sumut akan terus memperkuat kolaborasi dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan anggaran hingga pengawasan pelaksanaan proyek pembangunan. Rico Waas optimistis bahwa dengan kerjasama yang solid, Kota Medan dapat berkembang lebih pesat dengan tata kelola yang baik dan transparan. (has/rel).