-->

Perundungan Masa Kini Menyasar Lewat Media Sosial

Sebarkan:

 

Kepala Sekolah PKBM Bumi Literasi, Yulhasni, memberikan sambutan dan bimbingan dalam kegiatan workshop sekaligus pesantren kilat Ramadan pada Sabtu (15/3/2025). Istimewa/Hastara.id

DELI SERDANG, HASTARA.ID — Mengisi suasana Ramadan 1446 Hijriah, PKBM Bumi Literasi menginisiasi workshop penerapan pencegahan perundungan (bullying) bagi peserta didik di sekolah keseteraan. Kegiatan digelar bersamaan dengan pesantren kilat Ramadan tersebut diadakan pada Sabtu (15/3) di Kecamatan Patumbak, Deli Serdang. 

Kepala Sekolah PKBM Bumi Literasi, Yulhasni, mengatakan workshop pencegahan perundungan memang menjadi program prioritas dan rutinitas lembaganya. Menurut dia pencegahan perundungan pada peserta didik tidak hanya diarahkan pada aspek fisik saja tetapi juga sudah menyasar pada aspek digital. 

‘’Kita tahu sekarang, murid-murid kalau mem-bully rekannya tidak lagi secara fisik, tapi lewat sosial media,’’ ujarnya. 

Pada aspek itulah, lanjut Yul -- sapaan akrabnya -- penting workshop seperti ini untuk dilaksanakan. 

"Kita menghadirkan dua narasumber yang bicara pada aspek psikologi dan aspek agama,’’ sebut dia. 

Pada kegiatan yang dihadiri 100 murid PKBM Bumi Literasi itu, narasumber Eka Prahadian Abdurrahman dan Ustaz Ali Murtado memberikan pencerahan dan menjelaskan apa-apa saja bentuk perundungan. Eka Prahadian Abdurahman menekankan bahwa praktik perundungan tidak bisa dianggap sepele. 

‘’Kalau orang tidak senang, dia bisa lapor polisi,’’ katanya seraya mengingatkan siswa agar berhati-hati memposting di sosial media. 

Sementara Ali Murtado menekankan aspek spritualitas keagamaan siswa di momen Ramadan. Menurut dia, Ramadan sebaiknya diisi dengan hal-hal positif dan jangan saling melakukan perundungan. (rel)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini