-->

Budayawan Masuk Sekolah, Upaya Disdikbud Medan Lestarikan Budaya Lewat Generasi Z

Sebarkan:

 

Tarian etnis dibawakan dengan sentuhan kekinian oleh para pelajar, sebagai salah satu wujud nyata dari program Budayawan Masuk Sekolah Disdikbud Kota Medan, Kamis (15/5). Istimewa/hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Suasana berbeda tampak di UPT SMPN 22 Kota Medan, Kamis (15/5), saat deretan tarian etnis dibawakan dengan sentuhan kekinian oleh para pelajar. 

Inilah salah satu wujud nyata dari program Budayawan Masuk Sekolah, sebuah inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dalam memperkuat akar budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Program ini menghadirkan para budayawan dan seniman Kota Medan langsung ke sekolah-sekolah sebagai pengajar, mentor, dan inspirator. 

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Medan, OK Zulfani Anhar, menyampaikan bahwa pendekatan ini tidak hanya menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk berkreasi dengan gaya mereka sendiri.

"Melalui program ini, pelajar mampu mengombinasikan seni budaya tradisional dengan selera Gen Z tanpa mengurangi keindahan dan makna aslinya. Inilah bentuk pelestarian budaya yang relevan dan menyenangkan," katanya. 

Program ini juga selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, termasuk pelajar, dalam upaya pelestarian.

Lebih jauh, Zulfani menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menaruh perhatian besar terhadap pelestarian budaya lokal.

"Para budayawan yang terlibat adalah tim ahli yang berpengalaman baik di tingkat nasional maupun internasional, seperti Katim Kesenian Masnur Lukito, SPd, MAP. Respons masyarakat pun sangat positif, sehingga kami akan terus memperluas jangkauan program ini," ujar dia. 

Dalam kegiatan ini, hadir para seniman Kota Medan seperti Jamahi Saragih, Icha Tari, Esra, Dewi, dan Audi, yang turut membimbing dan menginspirasi siswa untuk mencintai budaya sendiri.

Program Budayawan Masuk Sekolah bukan sekadar kegiatan seni, tetapi menjadi ruang dialog budaya antara generasi, menghidupkan kembali kekayaan tradisi dalam bahasa yang dimengerti anak muda masa kini. (has/rel)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini