![]() |
Letda Kaveleri Yosua Sitorus, mencatatkan pencapaian gemilang dalam FEI CSIs International Jumping Competition di Jakarta. Istimewa/Hastara.id |
JAKARTA, HASTARA.ID — Setelah vakum selama 15 tahun dari dunia olahraga berkuda, Letnan Dua (Letda) Kaveleri Yosua Sitorus, mencatatkan pencapaian gemilang dalam kejuaraan internasional Equestrian Show Jumping bertajuk FEI CSIs International Jumping Competition di Jakarta, 19–22 Juni 2025.
Perwira muda lulusan Akademi Militer (Akmil) 2023 ini membuktikan bahwa semangat dan kerja keras dapat menghidupkan kembali mimpi yang sempat tertunda. Tampil meyakinkan, Yosua sukses menyabet sejumlah gelar di kategori Derby Cat. A, yaitu:
•Juara 2 ESC Derby Cat. A 80 cm Open – Series 1
•Juara 1 ESC Derby Cat. A 90 cm Open – Series 2
•Juara 1 Overall Winner ESC Derby Cat. A 90 cm Open
Keikutsertaan Letda Yosua dalam kompetisi ini tak sekadar menjadi ajang reuni dengan dunia yang pernah ia tekuni sebagai atlet muda, namun juga menjadi simbol kebangkitan semangat dan dedikasi seorang prajurit dalam meraih prestasi di luar medan tugas militer.
FEI CSIs Jakarta 2025 sendiri merupakan kompetisi show jumping internasional pertama yang digelar di Indonesia. Ajang ini menghadirkan hampir 200 ekor kuda, puluhan kelas pertandingan, dan peserta dari empat negara: Indonesia, Uzbekistan, Malaysia, dan Singapura. Tiga kategori utama — FEI CSI, CSIYH1, dan CSIJ-A — menjadi ajang unjuk gigi para atlet berkuda terbaik.
Di tengah persaingan ketat dan atmosfer kompetisi yang menegangkan, Letda Yosua dari Resimen Kavaleri Berkuda "Ronggolawe" justru tampil mencuri perhatian. Bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena kisah perjuangannya.
"Jangan pernah menyerah pada mimpi. Karena ketika waktunya tiba, kamu akan terbang lebih tinggi dari yang pernah kamu bayangkan," ujar Letda Yosua usai perlombaan.
Pencapaian ini menjadi pengingat bahwa tak ada kata terlambat untuk bangkit, bahwa keberanian untuk memulai kembali adalah kunci utama menuju kemenangan. Di balik medali yang kini ia raih, tersimpan semangat, kerja keras, dan ketekunan yang pantang padam.
Letda Yosua Sitorus telah membuktikan bahwa jiwa juang tidak pernah mengenal usia ataupun batas waktu. Ia menjadi inspirasi, bukan hanya bagi kalangan militer, tetapi juga bagi siapa saja yang berani bermimpi dan tak gentar untuk mengejarnya. (rel)