-->

Disdikbud Medan Inisiasi Gala Siswa Indonesia 2025: Ajang Cetak Atlet Muda Berprestasi

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan, Rico Waas melakukan pelepasan balon sebagai tanda dimulainya GSI Tingkat Kota Medan di Lapangan Taman Cadika, Selasa (15/5). Istimewa/Hastara.id


MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi membuka ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2025 Tingkat Kota Medan, Selasa (15/7/2025), di Lapangan Sepak Bola Taman Cadika. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon dan tendangan bola pertama oleh wali kota, sebagai simbol dimulainya kompetisi sepakbola pelajar tingkat SMP tersebut.

GSI merupakan program tahunan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, bekerjasama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa di bidang sepak bola sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerja keras, dan sportivitas.

GSI tingkat Kota Medan digelar selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Juli 2025, dengan memperebutkan Piala Wali Kota Medan. Sebanyak 21 tim sepak bola pelajar SMP dari seluruh kecamatan di Kota Medan ambil bagian dalam kompetisi ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang ini. Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak dini agar lahir pesepakbola handal dari Kota Medan yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

“Semua yang hadir di sini adalah juara. Anak-anak Medan itu tangguh dan sportif. Yang utama bukan hanya soal gelar, tapi bagaimana menjadi pribadi yang terus berkembang,” ujarnya. 

Ia juga menyoroti adanya pemain dengan postur 183 cm meski masih duduk di bangku kelas 8 SMP. Hal ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pemangku kepentingan olahraga lainnya.

"Setiap tahun kita harus tahu arah pembinaan yang tepat. Sinergi antara Kemendikbud, PSSI, KONI, dan Pemko Medan sangat penting dalam membangun sistem olahraga kita,” tegasnya.

Laga pembuka mempertemukan tim dari Kecamatan Medan Barat melawan tuan rumah Medan Johor. Rico Waas yang menyaksikan langsung pertandingan babak pertama menilai para pemain telah menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan, baik dari aspek teknik, kecepatan hingga stamina.

"Pertandingan ini jangan hanya menjadi ajang seremonial. Harus ada tindak lanjut berupa pendataan dan pemantauan agar potensi-potensi ini tidak hilang begitu saja,” ujarnya. 

Penguatan Karakter

Ketua Panitia GSI Kota Medan, Prayogi, menjelaskan bahwa GSI merupakan bagian dari program revitalisasi sepak bola nasional yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga penguatan pendidikan karakter peserta didik.

"Melalui GSI, kami ingin menumbuhkan karakter positif seperti kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas. Ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga,” ujarnya. 

GSI 2025 di Kota Medan mengusung tema: “Sinergi Inovatif dan Kreatif untuk Mengembangkan Talenta Olahraga Hebat Berkarakter.”

Acara pembukaan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan HM Sofyan, Kadis Pendidikan Benny Sinomba, Kadispora T Chairuniza, Kabag Umum Ridho Nasution, dan Plt Kabag Prokopim, M Agha Novrian. (has/rel)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini