![]() |
| Suasana peringatan Isra Mikraj Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (2/2). Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas, diwakili Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan di Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (2/2).
Dihadapan Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, unsur Forkopimda, anggota DPRD Medan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, serta tokoh masyarakat dan jemaah, Wiriya menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam menyukseskan kegiatan keagamaan dan sosial.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai, integritas, dan kepedulian sosial,” ujarnya saat membacakan sambutan wali kota.
Ia mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fasilitas publik, merawat lingkungan, serta terus menambah ilmu sebagai bagian dari upaya bersama membangun Medan yang bertuah, maju, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat menjauhi narkoba dan judi online yang dinilai merusak diri, keluarga, dan lingkungan sosial. Kepala keluarga diminta menjaga kesehatan dan melindungi keluarga dari pengaruh negatif, sementara para ibu diingatkan akan perannya sebagai “madrasah pertama” bagi anak-anak.
Kepada para alim ulama dan tokoh masyarakat, Pemko Medan berharap pesan keimanan, tawakal, dan semangat berusaha terus disebarkan. Generasi muda pun didorong memanfaatkan masa muda untuk belajar, berkarya, dan bekerja demi masa depan yang lebih baik.
“Peringatan Isra Mikraj ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, kesabaran, dan harmoni dalam membangun Kota Medan. Setiap peran kecil akan memberi dampak besar bagi masa depan kota,” tegasnya.
Kegiatan bertema “Dengan Meneladani Spiritualitas Perjalanan Isra Mikraj, Kita Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Kita Tumbuhkan Kepedulian Sosial, dan Kita Tegakkan Tawakal serta Sikap Berserah Diri kepada Allah SWT” ini menghadirkan penceramah Ustaz Jufri CHSI, SAg.
Dalam tausiahnya, Ustaz Jufri menekankan Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang membawa perintah utama bagi umat Islam, yakni salat. Ia mengajak jemaah memperbaiki kualitas ibadah sebagai penghubung langsung antara hamba dan Allah SWT.
“Jika selama ini kita lalai, mari kita benahi. Jika terburu-buru, mari kita khusyukkan. Karena salat adalah penghubung langsung antara hamba dan Allah,” tutupnya. Di akhir acara, Pemko Medan menegaskan komitmen terus bersinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Medan yang aman, makmur, dan berkelanjutan. (rel)
